BTN Menglola Dana Polri

NERACA

Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia melakukan kerja sama untuk pengelolaan dana yang dikelola oleh Polri yang pengembangannya akan dimanfaatkan untuk kesejahteraan anggota Polri.

Kerja sama tersebut juga memungkinkan dapat dimanfaatkannya produk dan jasa layanan perbankan yang dimiliki BTN untuk mendukung operasional Polri. “Ini adalah sinergi yang dapat menguntungkan kedua belah pihak,” kata Maryono, Direktur Utama BTN, usai acara penandatanganan kerja sama dengan Jenderal Polisi Sutarman, Kapolri, di Jakarta, Selasa (28/10).

Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi Pengelolaan Dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dana Non APBN, Dana Hibah, Dana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Pengelolaan Gaji Pegawai Polri. Penyaluran KPR dan Kredit Beragunan Properti lainnya bagi Pegawai Polri. Penerbitan Kartu Tanda Anggota elektronik (KTA elektronik) serta Penempatan Kantor Layanan dan ATM pada Lingkungan Polri.

”Kami ingin memberikan pelayanan lebih kepada Polri dan sebagai langkah awal adalah pengelolaan dana dan pemanfaatan jasa layanan perbankan. Ke depan, kerja sama diharapkan bisa masuk pada dukungan bisnis yang dapat diberikan Bank BTN bagi pengembangan dan kesejahteraan anggota Polri,” jelas Maryono.

Dia juga menambahkan, BTN bisa saja ke depan memberikan fasilitas layanan yang bersifat one stop service bagi Polri. Namun, lanjut dia, saat ini memang core business BTN adalah pembiayaan perumahan dan industri ikutannya.

”Sebagai pemain utama dan terbesar dalam pembiayaan perumahan di Indonesia, kami juga akan memberikan penawaran lebih kepada Polri,” tambahnya. Kerja sama ini dapat mendongkrak dana murah BTN yang diperoleh dari pengelolaan dana-dana yang dikelola oleh Polri.

Kerja sama ini juga memungkinkan BTN dapat meningkatkan pemberian kredit baru. Tidak menutup kemungkinan BTN akan memberikan fasilitas KPR bagi para anggota Polri. Di samping itu pula, kerja sama juga berpeluang bagi BTN dalam memperoleh fee based income.

”Kami akan dorong bagaimana anggota Polri dapat terfasilitasi kebutuhan perbankannya melalui Bank BTN. Kita punya jaringan yang banyak dan teknologi yang modern untuk melakukan transaksi perbankan,” tandas Maryono. [kam]

BERITA TERKAIT

Genjot DPK, BTN Gelar Program “Super Untung Jaman Now”

      NERACA   Jakarta - Berhasil meraih pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,45% di atas rata-rata industri…

Kementerian PUPR Segera Teken MoU dengan BTN terkait KPR FLPP

  NERACA Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Perumahan memastikan bahwa PT Bank…

Target Pencairan Dana LPDB Maksimal 21 Hari

Target Pencairan Dana LPDB Maksimal 21 Hari  NERACA Malang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM berkomitmen penuh untuk terus…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Jika UU Akses Informasi Dibatalkan, Negara Merugi

  NERACA   Jakarta - Mantan Menteri Keuangan RI Muhammad Chatib Basri menyatakan bahwa negara akan mengalami kerugian bila Undang-Undang…

BRI Syariah Kucurkan KPR Sejahtera Rp1,5 triliun

      NERACA   Jakarta - BRISyariah memberikan kemudahan kepada kaum milenial untuk segera memiliki huniah perdananya. Komitmen ini…

Penyaluran Kredit BCA Tumbuh Hingga 12,3%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menumbuhkan penyaluran kredit sebesar 12,3 persen (tahun ke…