MNC Group Perkuat Bisnis Perbankan

NERACA

Jakarta -MNC Group mengarap sektor perbankan untuk melebarkan bisnis pada sektor jasa keuangan dengan meluncurkan Bank MNC Internasional yang fokus pada penyaluran kredit modal kerja (ritel)."MNC Group telah memiliki sejumlah produk jasa keuangan seperti sekuritas, finance, asuransi, dan manajemen investasi. Rasanya belum sempurna jika tidak memiliki bank," kata Direktur Utama MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, didampingi Direktur Uysms PT MNC Kapital Indonesia Tbk, Darma Putra, dan Wakil Direktur Utama MNC Bank Indonesia Tbk, Benny Purnomo di Jakarta, Senin (27/10).

Dia mengemukakan, sejak awal MNC Group mencita-citakan berdirinya bisnis jasa keuangan terpadu, disamping terus mengembangkan dua bisnis inti yakni industri media dan properti."Jasa keuangan ini merupakan inti dari suatu lingkaran usaha dan akan memajukan dunia usaha. Setelah OJK memberikan izin pada 15 Oktober 2014, akhir Bank MNC ini resmi diluncurkan," terangnya.

Harry Tanoe pun tidak membantah sektor perbankan di Indonesia demikian menggiurkan mengingat negara ini diprediksi bakal menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.Indonesia sebagai negara ke-4 untuk jumlah penduduk terbanyak di dunia, menurut Hary, memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia yang terbilang lengkap.

"Dari hasil tambang hingga hasil laut kita punya, mayoritas penduduknya berusia muda. Saya rasa tidak perlu menunggu hingga tahun 2030 untuk menjadikan Indonesia sebagai peringkat tujuh ekonomi dunia jika pertumbuhan ekonomi terus di kisaran 5%-7%," jelasnya.Untuk mengembangkan sektor bisnis perbankan ini, MNC Group telah mengucurkan dana sebesar Rp3 triliun untuk modal awal setelah mengakusisi PT Bank ICB Bumiputera Tbk (BABP).

"Ke depan, yang menjadi fokus yakni membangun sistem, baik SDM maupun teknologi informasinya karena target pasar yakni konsumen ritel bukan koorporasi," ujarnya. Dia jugatidak menyangkal, sektor bisnis lain yakni di bidang media dan properti akan dimanfaatkan MNC Group dalam mengembangkan bank ini.

Meski demikian, dirinya membantah jika pelebaran bisnis jasa keuangan ini merupakan cikal bakal dari konglomerasi seperti layaknya yang dilakukan perusahaan lain."MNC memiliki filosofi berbeda karena lebih memilih ke arah spesialisasi yakni hanya menggarap tiga sektor saja," tegas Harry Tanoe.Layanan jasa keuangan MNC ada enam, Sekuritas (MNC Securities), aset investasi, MNC Finance, MNC Insurance, MNC Life, dan MNC Bank. Dalam waktu dekat perusahaan ini akan mengembangkan usaha ke pembiayaan leasing. [ardi]

BERITA TERKAIT

KLHK Perkuat Konservasi Orangutan PLTA Batangtoru

KLHK Perkuat Konservasi Orangutan PLTA Batangtoru NERACA Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meminta PT North Sumatera Hydro…

Digitaraya Jadi Investor Strategis Pertama Passpod - Model Bisnis Sangat Potensial

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Yelooo Integra Datanet (Passpod) untuk segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), menarik banyak perhatian…

CIMB Group Jaring Talenta Bidang Digital

  NERACA   Jakarta - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) menyelenggarakan CIMB 3D Conquest, kompetisi yang bertujuan mendapatkan dan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

BRI Fasilitasi Pengelolaan Keuangan Lion Air

      NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) memfasilitasi pengelolaan keuangan Lion Air Group…

Kesadaran Masyarakat dalam Perencanaan Dana Pensiun Masih Rendah

  NERACA   Surabaya - Manulife Indonesia menyebutkan kesadaran masyarakat Indonesia dalam perencanaan dana pensiun masih rendah, karena dari total…