PGN Kantungi Peringkat AAA Dari Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAAA untuk PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dengan prospek stabil. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Kata analis Pefindo, Gifar Indra Sakti, peringkat itu mencerminkan peran penting perusahaan bagi pemerintah Indonesia, dan posisi pasar perusahaa yang sangat kuat pada sektor disrtribusi dan transmisi gas domestik didukung jaringan pipa ekstensif di Sumatera dan Jawa.

Selain itu, ditambah dengan struktur permodalan yang konservatif dengan proteksi arus kas dan likuiditas yang sangat kuat, serta kuatnya permintaan gas. Kendati demikian, peringkat tersebut dibatasi risiko pasokan gas alam perseroan. PGAS merupakan perusahaan plat merah yang bergerak pada sektor distribusi dan transmisi gas di Indoensia.

Adapun distribusi gas memberi kontribusi terbesar bagi pendapatan perusahaan mencapai 85% pada semester I/2014. Sedangkan kontributor kedua adalah penjualan minyak dan gas sekitar 9%. Perseroan pada tahun lalu telah mengoperasikan jaringan distribusi gas sepanjang 3.950 kilometer (km) dan 2.047 km jaringan pipa transmisi di Sumatera dan Jawa.

Tahun ini, perseroan menggelontorkan investasi Rp 260 miliar untuk ekspansi penyebaran gas melalui pembangunan 16 SPBG. Dari total 16 SPBG yang direncanakan, 12 di antaranya akan dibangun di Jawa Barat, 3 di Jawa Timur, serta 1 SPBG di Riau. Bahkan ntuk memperkuat jaminan pasokan gas bumi nasional, PGN melalui anak perusahaannya yaitu Saka Energi Indonesia (SEI) juga melakukan serangkaian aksi korporasi dengan membeli blok-blok migas dari perusahaan asing untuk meningkatkan ketersediaan pasokan gas bumi nasional. (bani)

BERITA TERKAIT

Pefindo Beri Peringkat AAA Obligasi NISP

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat idAAA untuk obligasi berkelanjutan II OCBC NISP Tbk tahap I tahun 2016 seri…

Analis: Momentum Tepat Rilis Obligasi - Peringkat Utang Indonesia Naik

NERACA Jakarta  - Analis pasar modal menilai bahwa sentimen dari kenaikan peringkat utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service…

BPKD Kota Sukabumi Kumpulkan Rp13 miliiar dari Pajak - Sampai Semester Pertama

BPKD Kota Sukabumi Kumpulkan Rp13 miliiar dari Pajak Sampai Semester Pertama NERACA Sukabumi - Sampai dengan triwulan pertama jumlah pajak…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…