Penjualan Agung Podomoro Turun 8,1%

Perusahaan properti, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penurunan penjualan sebesar 8,1% pada kuartal III-2014 ini menjadi Rp 2,49 triliun dari Rp 2,71 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Investor RelationsPT Agung Podomoro Land Tbk, Wibisono, meski penjualan turun, namun penjualan dan pendapatan usaha perseroan mengalami peningkatan tipis sebesar 0,8% dari Rp 3,48 triliun di kuartal III-2013 menjadi Rp 3,51 triliun di kuartal III-2014 ini. Peningkatan penjualan dan pendapatan ini dihasilkan dari pendapatan berulang (recurring income) yang naik 32,7% dari Rp 762,6 miliar di kuartal III-2013 menjadi Rp 1,01 triliun pada kuartal III tahun ini.

Dijelaskan, pertumbuhanrecurring incomeini disebabkan karena peningkatan kerja dari mal-mal perseroan seperti Central Park dan Baywalk serta hotel-hotel Pullman Jakarta Central Park dan Amaris Thamrin City dan juga kontribusi dari Sofitel Bali Nusa Dua Resort dan Plaza Mas Kenari.

Wibisono menambahkan, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga turun 15,2% menjadi Rp 506,5 miliar dari Rp 597,5 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, beban usaha perseroan mengalami peningkatan sebesar 19,9% dari Rp 739,7 miliar menjadi Rp 886,7 miliar pada kuartal III-2014 ini.Margin laba kotor juga meningkat 50% pada sembilan bulan tahun 2014 ini dari 48,5% pada periode yang sama tahun lalu. (bani)

BERITA TERKAIT

CPRO Incar Penjualan Ekspor US$ 100 Juta

NERACA Jakarta – Sampai dengan akhir tahun 2018, PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) menargetkan penjualan ekspor udang olahan mencapai…

Total Emisi Obligasi Ditaksir Turun 13,04% - Imbas Suku Bunga Naik

NERACA Jakarta – Buntut dari kenaikan suku bunga sebagai reaksi meredam gejolak nilai tukar rupiah terhadap dollar AS, memaksa beberapa…

Pemerintah Tetapkan Hasil Penjualan SBR004 Rp7,3 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menetapkan hasil penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR004 sebesar Rp7,3 triliun dengan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perkuat Bisnis Digital - Astra Hadirkan Tiga Platform Digital

NERACA Jakarta – Keseriusan PT Astra Internasional Tbk (ASII) mengembangkan bisnis digital diwujudkan dengan mendirikan usaha dibidang fintech. Memanfaatkan pertumbuhan…

Antam Mulai Operasikan Pabrik di Tayan

Memanfaatkan sisa di akhir tahun 2018, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam terus mengoptimalkan produksi dan menggenjot penjualan…

Lepas 22,57% Saham Ke Publik - Darmi Bersaudara Bidik Dana IPO Rp 22 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan perdagangan kayu, PT Darmi Bersaudara akan melepas 22,57% sahamnya dalam penawaran umum perdana atau Initial Public…