Pengumuman Ditunda, Investor Bertanya

Kabinet Jokowi

Jumat, 24/10/2014

NERACA

Jakarta -Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Destry Damayanti menuturkan, penundaanpengumuman kabinet oleh Presiden Joko Widodo justru akan menimbulkan pertanyaan bagi para investor."Dengan adanya 'delay' (penundaan) seperti ini, akhirnya menimbulkan tanda tanya di pasar. Apakah benar yang kemarin hasil kesepakatan politik itu bagus?," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/10).

Destry menuturkan, penundaan pengumuman kabinet juga menjadi salah satu sentimen melemahnya nilai tukar rupiah.Namun, lanjut Destry, secara keseluruhan, pergerakan nilai tukar rupiah dan harga saham tidak sepenuhnya tergantung dari kondisi politik di dalam negeri, akan tetapi juga ada pengaruh ekonomi global. Dia sendiri masih sulit memprediksi nilai tukar rupiah ke depan seiring dengan masih adanya faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya.

"Kalau saya lihat dengan kondisi seperti ini masih sulit menentukan rupiah akan berapa, kalau seperti ini rupiah sulit kembali ke level fundamental yang ada di level Rp11.500 per dolar AS," tegasnya.Desty pun berharap, Presiden Joko Widodo dapat segera mengumumkan jajaran menteri dalam kabinetnya sehingga dapat memberikan kepastian bagi para investor dan juga tentunya dapat segera merealisasikan program-program yang dijanjikan saat masa kampanye. [ardi]