Bosowa Tambah Saham di Bank Bukopin

PT Basowa Corporindo memperbesar porsi sahamnnya di Bank Bukopin Tbk, dengan kembali melakukan pembelian sebanyak 350 juta lembar saham PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) dari Koperasi Pegawai Bulog Seluruh Indonesia (Kopelindo). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (23/10).

Kata Sekretaris Perusahaan Bank Bukopin, Tantri Wulandari, jumlah saham Kopelindo di Bank Bukopin yang dibeli Bosowa Corporindo mewakili sekitar 3,85% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor penuh di Bank Bukopin.

Disebutkan, transaksi pembelian saham tersebut telah dilakukan pada Senin, 20 Oktober 2014. Maka dengan selesainya transaksi tersebut, maka porsi saham Bosowa Corporindo di Bank Bukopin meningkat menjadi 22,41% atau sebanyak 2,04 juta miliar lembar saham dari sebelumnya 18,57% atau sebanyak 1,69 miliar lembar saham.

Sekedar mengingatkan, Bosowa Corporindo pada Juni tahun lalu membeli 14% atau 1,11 miliar lembar saham dari Yabinstra (9,5%) dan Kopelindo (4,6%) pada harga Rp1.050 per lembar. Selanjutnya pada Desember di tahun yang sama, Bosowa kembali menambah kepemilikan sahamnya menjadi 18,57% melalu mekanisme rights issue Bank Bukopin. (bani)

BERITA TERKAIT

Harga Saham Telkomunikasi "Berguguran" - Aksi Ambil Untung Investor

NERACA Jakarta – Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (12/10) di warnai aksi jual investor asing untuk melakukan…

MMLP Gelar Rights Issue 3 Miliar Saham

NERACA Jakarta - PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) akan melakukan penawaran umum terbatas dalam rangka penambahan modal dengan memberikan…

Aset Bank Sulutgo Naik 11%

    NERACA   Manado - Aset Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (SulutGo) mengalami peningkatan sebesar 11,01 persen pada…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Bidik Lebih Banyak Investor Asing - BEI Gelar Roadshow Pasar Modal Ke Tiongkok

NERACA Jakarta  - Meskipun penetrasi pasar modal di dalam negeri masih rendah, hal tersebut tidak membuat PT Bursa Efek Indonesia…

Bursa Berjangka Belum Optimal - Indonesia Defisit 2.500 Tenaga Pialang

NERACA Palembang – Mendorong Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri dalam acuan harga komoditas dunia dan mensejahterakan para petani, merupakan…

Produksi TBS Milik Austindo Tumbuh 8%

NERACA Jakarta – Mulai pulihnya harga komoditas dunia, memberikan dampak berarti terhadap bisnis PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT). Pasalnya,…