Adi Sarana Raih Pinjaman Baru Rp 500 Miliar

Perusahaan jasa transportasi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) meraih pinjaman sebesar Rp500 miliar dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (23/10).

Sekretaris Perusahaan PT Adi Sarana Armada Tbk, Indra Tanujaya mengatakan, kedua pihak telah melakukan penandatanganan perjanjian kredit investasi pada akhir pekan lalu,”Pemberian fasilitas kredit investasi tersebut dalam rangka ekspansi bisnis perseroan," kata dia.

Dirinya menjelaskan, kredit investasi dari Bank Mandiri akan digunakan perusahaan yang bergerak di sektor transportasi dan logistik tersebut untuk pembelian unit kendaraan yang akan direalisasikan tahun ini dan tahun depan.

Perseroan sebelumnya menyatakan akan mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp800 miliar pada tahun depan untuk pembelian kendaraan baru. "Total ada sekitar 4.200 unit, 2.000 untuk replacement mobil yang usianya empat tahun karena kita jual. Kemudian 2.200 unit tambahan baru," kata Hindra beberapa waktu lalu.

Tercatat jumlah kendaraan perseroan hingga Agustus sebanyak 14.095 unit. Selain untuk pembelian armada baru, capex tersebut sekitar Rp60 miliar-Rp90 miliar untuk pembangunan kantor cabang. Adapun sumber dana capex berasal dari pinjaman perbankan.

Perseroan mengalokasikan belanja modal tahun depan sebesar Rp 800 miliar. Dimana dana tersebut digunakan untuk pembelian armada baru,”Total ada sekitar 4.200 unit, ada 2.000 untuk replacement mobil yang usianya empat tahun karena kita jual. Kemudian 2.200 unit tambahan baru. Nilai investasi Rp800 miliar untuk kendaraan,”ujarnya.

Selain untuk pembelian armada baru, capex tersebut juga akan dialokasikan sekitar Rp60 miliar sampai Rp90 miliar untuk pembangunan kantor cabang. Dimana nilai investasi satu cabang sebesar Rp 30 miliar dan recananya,perseroan akan membangun dua atau tiga kantor cabang dengan total investasi Rp 90 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Saham IPO ZINC Oversubscribed 500 Kali

Kantungi dana segar hasil peawaran umum saham perdan atau initial public offering (IPO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) menyiapkan…

HIPMI Inginkan Jakarta Lebih Baik - Punya Gubernur Baru

    NERACA   Jakarta - Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (BPD Hipmi Jaya) mengharapkan Gubernur…

Waskita Beton Bidik Laba Tumbuh 25% di 2018 - Kantungi Banyak Kontrak Baru

NERACA Jakarta –Lambat tapi pasti, performance kinerja keuangan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) cukup memuaskan. Tengok saja dari pencapaian…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

ADHI Baru Serap Obligasi Rp 966,73 Miliar

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) baru menggunakan dana hasil penerbitan obligasi berkelanjutan II Tahap I Tahun 2017 sebesar Rp966,73 miliar…

Lagi, CIMB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2017 dengan jumlah pokok Rp2…

Tawarkan Hunian Terjangkau - APLN Rampungkan Tower Pertama PGV

NERACA Jakarta - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui PT Graha Tunas Selaras merampungkan pembangunan tower pertama Podomoro Golf…