Intiland Siapkan Rp3 Miliar Bangun Rumah Dhuafa

NERACA

Jakarta - PT Intiland Development Tbk, melalui program Intiland Teduh, siap mengucurkan Rp3 miliar untuk membantu dan membangun rumah masyarakat miskin (dhuafa). Dana tersebut diambil dari pendapatan perseroan periode Oktober 2014-Juni 2015 sebesar satu persen, atau sekitar Rp330 miliar-Rp350 miliar.

"Memperbaiki rumah atau penyediaan rumah utuh, salah satu diantaranya. Kriteria penerima bantuan ditentukan lembaga masyarakat secara objektif. Bulan Agustus 2015 akan disalurkan," ujar Sekretaris Perusahaan Intiland, Theresia Rustandi di Jakarta, Rabu (22/10).

Selain itu, Theresia mengatakan pemegang rumah hasil renovasi atau pemberian rumah akan mendapatkan sertifikat. Namun, dirinya menjamin rumah hasil renovasi tersebut tidak akan dijual oleh penghuninya.

"Ya, karena sertifikat rumah akan kita berikan setelah 10 tahun. Ini untuk menjaga agar rumah tersebut tidak langsung dijual," tegasnya.

Sementara Direktur Utama Intiland, Hendro S. Gondokusumo menambahkan, sebagai pengembang, pihaknya mengambil inisiatif untuk secara langsung membantu masyarakat memiliki rumah yang layak dan manusiawi. “Aksi ini sejalan dengan visi perusahaan, yaitu memberikan peluang bagi seluruh masyarakat untuk tinggal di hunian yang nyaman,” tukasnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Rumah Penerima Bantuan PKH akan Diberikan Label

  NERACA   Jakarta - Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan pemasangan label pada rumah keluarga penerima manfaat Program Keluarga…

Jasa Marga Wajib Siapkan Petugas Gardu

PT Jasa Marga (persero) selaku pengelola mayoritas jalan tol seharusnya wajib menyediakan petugas jaga khusus di semua gardu pembayaran nontunai.…

Colorpark Bagikan Dividen Rp 31,53 Miliar

NERACA Jakarta- Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Colorpak Indonesia Tbk (CLPI) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Silpa APBD Rp20 Triliun, Pemda Diminta Genjot Penyerapan

      NERACA   Jakarta - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Provinsi dalam APBD Provinsi se-Indonesia menunjukkan rapot merah,…

Transaksi GPI Ditargetkan Meningkat Hingga 20%

    NERACA   Jakarta - Industri Pernikahan merupakan salah satu industri kreatif yang berkembang sangat pesat di tanah air.…

Kemenkeu Pastikan Kas Negara Aman

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowirjono memastikan kas negara dalam keadaan aman dan…