ANZ Berhasil Jual ORI Tertinggi

NERACA

Jakarta - PT Bank ANZ Indonesia mengumumkan keberhasilannya memasarkan Obligasi Negara Ritel Indonesia Tahun Anggaran 2014 (ORI 011) dengan nilai mencapai Rp2,57 triliun. Pencapaian tersebut menjadikan ANZ sebagai bank asing dengan penjualan ORI 011 tertinggi dan merupakan salah satu bank umum dengan penjualan tertinggi.

“Pencapaian ini menunjukkan semakin kuatnya bisnis ritel, basis nasabah, serta brand yang telah dibangun ANZ di Indonesia. ANZ bangga dapat terus menjadi mitra penting pemerintah Indonesia dalam menghimpun dana masyarakat yang akan digunakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2014 untuk mendorong pembangunan dan perekonomian Indonesia,” kata Ajay Mathur, Wakil Direktur Utama Perbankan Konsumen ANZ Indonesia, di Jakarta, Rabu (22/10).

Ini merupakan kesekian kalinya ANZ sukses menjadi agen penjual surat berharga negara dan secara konsisten meningkatkan penjualan. Pada 2013, ANZ berhasil memasarkan Obligasi Negara Ritel Indonesia Tahun Anggaran 2013 (ORI 010) dengan nilai mencapai Rp1,93 triliun, sedangkan pada awal tahun 2014 ini ANZ sukses memasarkan Surat Berharga Syariah Negara Ritel Tahun Anggaran 2014 Seri 6 (SR-006) sebesar Rp2,46 triliun.

ANZ pertama kali hadir di Indonesia pada 973 dan saat ini merupakan salah satu bank internasional terkemuka dengan jaringan meliputi 28 kantor cabang di 11 kota besar di seluruh Indonesia. ANZ menyediakan berbagai produk dan layanan perbankan lengkap bagi nasabah korporasi melalui layanan Corporate dan Commercial Banking, Treasury, Trade Finance, dan Cash Management. Untuk nasabah individu, ANZ menyediakan layanan Retail Banking dan Wealth Management, kredit pemilikan rumah, serta Consumer Finance (kartu kredit dan kredit tanpa agunan). [ardi]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pertumbuhan DPK Melambat

    NERACA   Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan adanya perlambatan pertumbuhan DPK yang lebih besar dibandingkan pertumbuhan…

Pertemuan IMF-World Bank, BI Sepakat Perkuat Kerjasama

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama internasional dalam Pertemuan Tahunan International…

Dukung Nasabah Bisnis, CIMB Niaga Hadirkan BizChannel

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan aplikasi mobile banking terbaru bagi nasabah…