CIMB Tidak Lanjutkan Sisa Penerbitan Obligasi

Rabu, 22/10/2014

Tekor adanya kenaikan imbal hasil obligasi korporasi yang diatas kisaran bunga yang diterima, menjadi alasan bagi PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB) untuk tidak akan melanjutkan sisa penerbitan obligasi berkelanjutannya senilai Rp4,55 triliun pada 2014. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Sampai saat ini, total penerbitan obligasi yang dilakukan baru mencapai Rp3,45 triliun dari target Rp8 triliun. Alasan lainnya, perseroan tidak lanjutkan sisa penerbitan obligasi adalah memilih untuk mengandalkan pertumbuhan bisnis secara organik.

Dengan demikian, penawaran obligasi berkelanjutan I yang telah efektif pada 22 Oktober 2012 dan akan berakhir pada 22 Oktober 2014 dengan target dana Rp8 triliun, hanya diterbitkan perseroan dalam dua tahap saja. Tahap pertama, CIMB Niaga menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun, yang terdiri dari obligasi seri A senilai Rp600 miliar dengan tingkat bunga 7,35% yang akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2015 dan seri B senilai Rp1,4 triliun dengan tingkat bunga 7,75% dan akan jatuh tempo pada 30 Oktober 2017.

Sementara, obligasi tahap II CIMB Niaga diterbitkan sebesar Rp1,45 triliun. Obligasi yang diterbitkan pada 2013 lalu itu terdiri dari seri A sebesar Rp285 miliar dengan tingkat bunga 8,75% akan jatuh tempo pada 20 November 2015, seri B sebesar Rp315 miliar dengan tingkat bunga 9,15% akan jatuh tempo pada 20 November 2016, dan seri C dengan nilai pokok Rp850 miliar akan jatuh tempo pada 20 November 2018. (bani)