Pemerintah Baru Dongkrak Jumlah Investor

Pasca dilantiknya Jokowi dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden baru memberikan harapan baru bagi pelaku pasar. Oleh karena, pemerintahah baru nanti diyakini mampu mendorong peningkatan jumlah investor pasar modal baik di tingkat lokal maupun nasional.

Kepala Pusat Informasi Pasar Modal (PIPM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Irfan Noor Riza mengatakan, bergairahnya aktivitas investasi biasanya terdorong optimisme masyarakat akan tumbuhnya perekonomian, terjaminnya situasi politik dan keamanan,”Pelantikan Jokowi kemarin terbukti membawa sentimen positif pelaku pasar modal, ini memudahkan kami dalam mengedukasi masyarakat agar melek investasi," kata Irfan di Yogyakarta, Selasa (21/10).

Dia menyebutkan, di DIY jumlah investor pasar modal telah mencapai 8.000 orang, di mana 35% merupakan investor dari kalangan mahasiswa.PIPM DIY, kata Irfan, hingga saat ini konsisten melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada calon investor, agar dapat menjadi investor yang cerdas atau memahami risiko dan keuntungan berinvestasi di pasar modal.

Hal itu, kata dia, terbukti dengan terbentuknya gallery pasar modal di beberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta di DIY."Sampai sekarang sudah ada 13 kampus yang memiliki gallery pasar modal di DIY," kata dia.

Menurut Irfan optimisme kalangan pelaku pasar modal menguat semenjak pertemuan Jokowi dan Prabowo. Hal itu semakin diperkuat saat pelantikan presiden (20/10) berlangsung aman hingga mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) ke posisi 5.088."Kondisi pasar modal di DIY seirama dengan situasi pasar modal nasional,”ujarnya.

Kondisi demikian, kata dia, diharapkan terus berlangsung seiring dengan kemampuan Jokowi melakukan pembenahan di berbagai sektor, didukung kabinet yang pro investor. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Pelaku Pasar Butuh Kepastian Hukum - Berpotensi Merugikan Investor

NERACA Jakarta – Kepastian hukum bagi pelaku usaha merupakan hal yang penting dalam keberlangsungan usaha dan begitu juga halnya dengan…

BEI Pertegas Kepemilikan Investor Aman - Ramai Emiten Delisting

NERACA Jakarta – Sikap tegas PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memberikan sanksi delisting atau penghapusan paksa dari papan pasar…

KOTA SUKABUMI - Baru Sebulan Berjalan, 80 Persen WP Sudah Gunakan Pantas

KOTA SUKABUMI Baru Sebulan Berjalan, 80 Persen WP Sudah Gunakan Pantas NERACA Sukabumi - Meskipun baru sebulan lalu Pemerintah Kota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - KAI Tawarkan Kupon Bunga Hingga 8%

NERACA Jakarta – Danai pengembangan ekspansi bisnisnya dan termasuk peremajaan armada, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana menerbitkan obligasi I…

Laba Bersih Hartadinata Tumbuh 28,4%

NERACA Jakarta – Sepanjang kuartal tiga 2017, PT Hartadinata Abadi Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 95 miliar atau naik…

KPEI Sosialisasikan Kualitas Agunan

Demi meningkatkan kehatian-hatian transaksi, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) menyelenggarakan sosialisasi kepada para anggota kliring mengenai peningkatan kualitas agunan.…