2017, Penjualan Sepedar Motor Diprediksi Tembus 10 Juta Unit

NERACA

Jakarta – Asosiasi Industri Seperda Motor Indonesia (AISI) memprediksi penjualan sepeda motor akan menembus angka 10 juta unit pertahunnya pada 2017. Sementara pada tahun ini, diprediksi penjualan akan mendekati angka 8 juta. Hal tersebut seperti dikatakan Ketua AISI Gunadi Sindhuwinata dalam keterangannya di Jakarta, Senin (20/10).

Gunadi mengungkapkan bahwa sampai dengan September 2014, jumlah kendaraan yang terjual mencapai 6.050.000 unit lebih. “Sisanya sekitar 1.950.000 lebih akan terjual antara bulan Oktober-Desember 2014 ini,” kata Gunadi. Disinggung mengenai kemampuan kapasitas produksi, Gunadi menyebut saat ini mencapai 9,5 juta unit per tahunnya. “Jika jumlahnya mencapai 10 juta, industri otomotif roda dua perlu mendirikan pabrik,” katanya.

Dengan jumlah kendaraan yang terjual mencapai 10 juta unit maka omset yang berputar di sektor ini sudah mencapai Rp 120 triliun dengan asumsi rata-rata harga sepeda motor Rp 12 juta. “Penjualan sepeda motor juga akan menunjang perekonomian negara melalui pembayaran pajak pertambahan nilai. Bahkan ada daerah yang mengandalkan PAD dari sektor otomotif karena capaiannya 80 persen,” katanya.

Namun kini, perbaikan pendapatan masyarakat yang tengah membaik akan mengalihkan kepemilikan dari kendaraan roda dua ke roda empat akan semakin meningkat. Bahkan, pemilik sepeda motor akan beralih ke mobil yang tingkat keamanannya lebih baik seperti halnya yang terjadi di sejumlah negara maju. Kondisi ini tidak mengkhawatirkan pihaknya. Mereka yakin industri sepeda motor akan tetap hidup “Jika melihat kondisi infrastruktur lalu lintas seperti sekarang maupun pendapatan, sepeda motor masih laku 15-20 tahun yang akan datang," katanya.

Keyakinan ini juga ditunjukkan dengan fakta, mobil murah atau LCGC yang ditawarkan pabrik mobil, juga tidak mampu disambut pasar dengan baik. “Saat ini saja tiap tahun terjual 8 juta unit sepeda motor dari berbagai merk. Diprediksi jumlah ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun,” kata Gunadi. Disinggung rencana pemerintah yang akan menaikkan harga bahan bakar minyak, Gunadi menilai efeknya tidak akan terasa. Pasalnya, sepeda motor masih paling hemat dan murah. "Bahkan dibandingkan dengan sarana angkutan umum, masih lebih murah. Akan berpengaruh jika sarana transportasi umum sudah bagus dan mudah diakses," katanya.

Lebih jauh lagi, Gunadi menyatakan bahwa jumlah sepeda motor di Indonesia menduduki urutan ke tiga di dunia. Nomor satu adalah Cina dengan jumlah sepeda motor mencapai 20 juta unit. “Indonesia pemain nomor tiga, setelah Tiongkok dan India. Tiongkok 20 juta motor, India 11 juta sepeda motor. Kita 8 juta motor. Kita pemain nomor tiga di dunia, dan pemain nomor satu di ASEAN,” kilahnya.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), sepanjang Semeter I-2014, penjualan sepeda motor di Indonesia tercatat sebanyak 4.216.473 unit atau tumbuh 7% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya 3.939.825 unit. Pada periode ini, pertumbuhan penjualan sepeda motor Honda melampaui pertumbuhan pasar nasional, yaitu sebesar 10,9% dari 2.366.417 unit pada semester I-2013 menjadi 2.625.128 unit pada semester I-2014.

Tingginya pertumbuhan penjualan sepeda motor Honda pada semter pertama tahun ini ditopang pertumbuhan di semua segmen, baik sport, bebek, maupun skutik. Di segmen sport, penjualan melonjak 30,3% dengan angka penjualan sebanyak 234.874 unit. Sedangkan di segmen bebek, penjualan juga meningkat 9,7% dengan pencapaian sebanyak 513.465 unit. Sementara di segmen skutik, AHM berhasil meningkatkan penjualan sebesar 9,2% sebanyak 1.876.789 unit.

Deputy General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan pertumbuhan penjualan sepeda motor dapat tercapai berkat kepercayaan besar masyarakat terhadap produk-produk Honda. Secara konsisten, pihaknya terus meluncurkan produk-produk berkualitas yang sesuai harapan konsumen, serta didukung dengan layanan purna jual terluas di Tanah Air.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat sehingga Honda menjadi pemimpin pasar sepeda motor nasional. Kami berharap dapat terus menemani konsumen dengan semangat Satu Hati," ujarnya.

Dia menjelaskan, segmen sport mencatatkan lonjakan penjualan yang cukup signifikan melalui CB150R StreetFire yang meningkat 60% dengan angka penjualan 123.292 unit.

Related posts