Pendapatan Link Net Capai Rp 1,55 Triliun

Selasa, 21/10/2014

Sampai dengan September 2014, PT Link Net (LINK) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 28,2% mencapai Rp1,55 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp1,20 triliun atau meningkat Rp341,1 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (20/10).

Anak usaha First Media ini berharap agar hasil operasionak untuk priode 9 bulan pertama tahun ini sejalan dengan tren yang dibidik perseroan pada 8 Oktober lalu. Asal tahu saja, pertumbuhan pendapatan Link Net pada sepanjang delapan bulan pertama tahun ini sebesar Rp306 miliar atau 28,7% menjadi Rp1,37 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,07 triliun.

Dijelaskan, meningkatnya pendapatan perusahaan hingga akhir Agustus tahun ini dikontribusi dari pendapatan broadband yang bertambah menjadi Rp761,6 miliar dari Rp614 miliar. Selain itu, dari pendapatan TV kabel dari Rp341 miliar menjadi Rp509,9 miliar, penjualan iklan RpRp63,5 miliar atau turun dari Rp65,2 miliar, dan pendapatan lain-lain naik menjadi Rp45,7 miliar dari Rp37 miliar.

Meningkatnya pendapatan tersebut seiring dengan pengembangan yang dilakukan perusahaan di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya. Sejak 30 September 2014 perusahaan telah memiliki 1,4 juta pelanggan rumah, 372.373 RGU Broadband dan 343.472 RGU TV kabel.

Total belanja modal yang telah diserap perusahaan untuk pengembangan jaringan dan lainnya mencapai Rp418,3 miliar. Pada tahun ini, perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure) senilai Rp 1,035 triliun khusus untuk memperkuat jaringan kabelnya plus menyediakan peralatan pendukung, seperti set-top-box dan modem maupun decoder yang akan ditaruh di rumah pelanggan. (bani)