Pendapatan Link Net Capai Rp 1,55 Triliun

Sampai dengan September 2014, PT Link Net (LINK) membukukan kenaikan pendapatan sebesar 28,2% mencapai Rp1,55 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp1,20 triliun atau meningkat Rp341,1 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (20/10).

Anak usaha First Media ini berharap agar hasil operasionak untuk priode 9 bulan pertama tahun ini sejalan dengan tren yang dibidik perseroan pada 8 Oktober lalu. Asal tahu saja, pertumbuhan pendapatan Link Net pada sepanjang delapan bulan pertama tahun ini sebesar Rp306 miliar atau 28,7% menjadi Rp1,37 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp1,07 triliun.

Dijelaskan, meningkatnya pendapatan perusahaan hingga akhir Agustus tahun ini dikontribusi dari pendapatan broadband yang bertambah menjadi Rp761,6 miliar dari Rp614 miliar. Selain itu, dari pendapatan TV kabel dari Rp341 miliar menjadi Rp509,9 miliar, penjualan iklan RpRp63,5 miliar atau turun dari Rp65,2 miliar, dan pendapatan lain-lain naik menjadi Rp45,7 miliar dari Rp37 miliar.

Meningkatnya pendapatan tersebut seiring dengan pengembangan yang dilakukan perusahaan di Jabodetabek, Surabaya dan sekitarnya. Sejak 30 September 2014 perusahaan telah memiliki 1,4 juta pelanggan rumah, 372.373 RGU Broadband dan 343.472 RGU TV kabel.

Total belanja modal yang telah diserap perusahaan untuk pengembangan jaringan dan lainnya mencapai Rp418,3 miliar. Pada tahun ini, perseroan menyiapkan belanja modal (capital expenditure) senilai Rp 1,035 triliun khusus untuk memperkuat jaringan kabelnya plus menyediakan peralatan pendukung, seperti set-top-box dan modem maupun decoder yang akan ditaruh di rumah pelanggan. (bani)

BERITA TERKAIT

Pendanaan Jangka Panjang - SSMS Siapkan Transaksi Afiliasi Rp 2,52 Triliun

NERACA Jakarta – Rencanakan ekspansi penghiliran sawit dan tambahan pendanaan dalam jangka panjang, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) menyiapkan…

Siapkan Capex Rp 3 Triliun - IMAS Perkuat Bisnis Sewa Kendaraan dan Logistik

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan bisnis sewa kendaraan dan logistik, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) akan perbanyak armada truk…

Pasar Kedirgantaraan Global Capai US$8,7 Triliun

NERACA Jakarta – Produsen pesawat terbang dari Amerika Serikat, Boeing memproyeksikan pasar kedirgantaraan dan pertahanan global dapat mencapai sebesar 8,7…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Patok Harga Rp 221 Saham - GOLD Raup Rights Issue Rp 212,715 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan penyedia jasa infrastruktur telekomunikasi, PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan…

Investasikan Dana Rp 20 Miliar - Phapros Rambah Lini Bisnis Kosmetik

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis dan masuk ke bisnis kosmetik, emiten farmasi PT Phapros Tbk. (PEHA) menyiapkan investasi sebesar…

Gelar Rights Issue - Central Omega Bidik Dana Rp 2,4 Triliun

NERACA Jakarta — Perkuat modal dan pengembangan smelter, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) bakal menggelar penerbitan hak memesan efek…