Mitsubishi Luncurkan MPV Delica

NERACA

PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia terus memperkuat kendaraan penumpang dengan meluncurkan Mitsubishi Delica yang akan bersaing dengan mobil MPV premium dari produsen otomotif lain.

"Kami mau memperkuat pilar kendaraan penumpang sejak momen revitalisasi kendaraan penumpang dari Mitsubishi sejak tahun 2009," kata Operating General Manager of MMC Marketing Division PT KTB Duljatmono usai acara peluncuran Mitsubishi.

Duljatmono mengungkapkan Mitsubishi masih unggul di kendaraan komersial danlight commercial vehicle(LCV) sehingga kehadiran Delica diharapkan semakin memperkuat kendaraan komersial dari Mitsubishi.

Sejak revitalisasi kendaraan penumpang pada tahun 2009, Mitsubishi menghadirkan Pajero Sport, kemudian berkembang di Outlander, lalu Mirage dan kini Delica.

"Revitalisasipassanger carsejak 2009 terus dilakukan, sekarang masih dalam track artinya pangsa pasar terus tumbuh di kendaraan penumpang," ujarnya.

Untuk Pajero Sport, lanjut Duljatmono, meskipun permintaan menurun, tapi pangsa pasar meningkat.Tahun lalumarket sharePajero Sport dari 24 persen kini jadi 28 persen.

"Sedangkan Outlander, tahun lalu 27 persen, tahun ini 34 persen. Kalau Mirage, tahun lalu 10 persen, tahun ini 13 persen," katanya.

PT KTB menargetkan bahwa Delica bisa terjual 150 unit hingga akhir tahun sejak diluncurkan pada 18 September 2014.Selanjutnya, Delica diharapkan mampu terjual 100 hingga 150 unit setiap bulannya.

"Kalau pasarhighMPV di Indonesia sebanyak 5.000 unit per tahun, berarti penjualan kurang lebih 500 per bulan. Maka target penjualan kami kira-kira 20 persen dari situ," kata jelas Duljatmono.

Executive General Manager of MMC Marketing Division PT KTB Kosei Tamaki mengatakan Delica merupakan segmen baru di kelas MPV.

"Bisa dirasakan saat sudah mencobanya. Ini masuk kategori MPV baru tetapi Delica bisa berikan pengalaman baru yang tidak bisa dibandingkan di kelasnya," jelas Tamaki.

Hal tersebut menjadi alasan mengapa Mitsubishi baru mengeluarkan kendaraan penumpang jenis MPV karena ingin menghadirkan hal yang berbeda dan unggul.

"Kamu mau memberikan diferensiasi. Bisa saja mengeluarkan jenis 4x4 tetapi pemerintah Indonesia menaruh pajak yang tinggi untuk 4x4. Begitu juga dengan diesel, kan harus pakai diesel teknologi tinggi, jadi memang harus pakai bahan bakar yang bagus dan belum tersedia di Indonesia. Jadi harus disesuaikan dengan kondisi bahan bakar diesel di Indonesia," jelasnya.

BERITA TERKAIT

Lagi, GNA Group Luncurkan Golden Park3 Serpong - Minat Pasar Cukup Tinggi

NERACA Serpong- Menyusul kesuksesan pengembangan beberapa kawasan hunian di wilayah Jabodetabek, pengembang GNA Group melalui anak usahanya PT Graha Nuansa…

Rumah Zakat Luncurkan Aplikasi Kemudahan Berbagi - Targetkan 1.234 Desa Berdaya

      NERACA Jakarta - Rumah Zakat menargetkan untuk bisa membina 1.234 Desa Berdaya di seluruh Indonesia. “Desa Berdaya…

BCA Luncurkan Kartu Berlogo GPN

    NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan kartu Paspor BCA Gerbang Pembayaran Nasional (GPN)…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Produksi Otomotif Ditargetkan Lebih Dari 1,29 Juta Unit di 2020

Industri otomotif merupakan salah satu sektor andalan yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap perekonomian nasional. Hal ini terlihat dari sumbangsihnya…

Waymo-Jaguar Kerja Sama Buat Mobil Mewah Swakemudi

Waymo dan Jaguar Land Rover mengumumkan kerja sama pengembangan mobil listrik mewah swakemudi yang dirancang untuk layanan berbagi tumpangan yang…

GIIAS 2018 Bertekad Jadi Inspirasi Pengetahuan Otomotif

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) siap menggelar pameran otomotif tahunan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 dan bertekad…