Laba Adira Finance Turun Sebesar 44,5%

Laba PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) turun sebesar 44,5% sepanjang priode Januari hingga September 2014 menjadi Rp688,21 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,24 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, turunnya laba perseroan akibat meningkatnya total beban perusahaan meski pendapatan mengalami kenaikan. Sementara pendapatan ADMF naik 3,5% menjadi Rp6,15 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,93 triliun.

Sementara laporan keuangan perseroan menyebutkan bahwa total beban naik menjadi Rp5,23 triliun dari beban tahun sebelumnya sebesar Rp4,27 triliun. Akibatnya, laba sebelum pajak turun menjadi Rp920,74 miliar dari tahun sebelumnya senilai Rp1,65 triliun.

Beban pajak penghasilan turun menjadi Rp232,53 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp416,68 miliar. Total aset per September 2014 menjadi Rp32,98 triliun, naik dari total aset per Desember 2013 sebesar Rp30,99 triliun. Sedangkan total ekuitas perseroan hingga September 2014 naik dari Rp32,98 triliun dibandingkan akhir Desember 2013 sebesar Rp30,99 triliun.

BERITA TERKAIT

Anak Usaha ABMM Raih Kontrak Rp 8 Triliun

Di kuartal IV 2019, PT ABM Investama Tbk (ABMM) mendapatkan kontrak kerja sama dengan PT Binuang Mitra Bersama Blok Dua…

IndoHome Gelar Grand Final eSports League

Setelah berjalan hampir satu tahun terakhir, IndiHome eSports League sampai pada babak grand final yang digelar pada 6-8 Desember 2019…

BEI Kembali Perdagangkan Saham ZBRA

PT Bursa Efek Indonesia kembali memperdagangkan saham PT Zebra Nusantara Tbk (ZBRA) ditandai dengan dicabutnya penghentian sementara (suspensi) atas saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transjakarta Bagikan Dividen Rp 40 Miliar

NERACA Jakarta- Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memutuskan untuk membagikan dividen perusahaan kepada…

Raup Ceruk Pasar Luar Negeri - WIKA Targetkan Kontrak Baru Capai Rp 6 Triliun

NERACA Jakarta – Sukses meraih kontrak baru di Afrika menjadi batu loncatan bagi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) untuk…

Transformasi Pasar Modal Kredibel - OJK Terus Perkuat Supervisi Pengawasan

NERACA Jakarta – Kasus gagal bayar keuntungan reksadana yang menimpa Minna Padi Aset Manajemen dan Narada Aset Manajemen menjadi alasan…