Bukit Uluwatu Akuisisis Dialog Mitra Rp 5,4 Miliar

Perusahaan jasa akomodasi dan perhotelan, PT Bukit Ulutwatu Villa Tbk (BUVA) mengakuisisi sebanyak 49% saham PT Dialog Mitra Sukses dengan nilai pembelian mencapai Rp 5,4 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perseroan membeli sebanyak 5.488 unit saham Dialog Mitra. Adapun harga pelaksanaan dipatok sebesar Rp 1 juta per saham. Saham yang diambil alih merupakan milik PT Laras Nusa Persada. Sebagai informasi, Dialog Mitra merupakan perusahaan yang berbasis di Jakarta Selatan. Hingga semester pertama tahun ini, Bukit Uluwatu mencatat rugi bersih sebesar Rp 10,72 miliar atau turun 8,2% dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp 11,6 miliar.

Sementara itu, pendapatan tercatat meningkat 28,3% dari Rp 65,9 miliar pada semester pertama 2013 menjadi Rp 84,6 miliar pada periode sama tahun ini. Tahun ini, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk menargetkan pertumbuhan pendapatan mencapai 25% atau sebesar Rp 304,61 miliar dibanding 2013 lalu hanya Rp 243,69 miliar. Kenaikan itu didorong oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar yang semakin melemah.

Direktur Utama PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, Hendry Utomo pernah bilang, kamar-kamar hotel milik perseroan yang mempunyai tarif dolar mendapat keuntungan atas melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar,”Jumlah kedatangan tamu juga semakin meningkat, sehingga pendapatan kami juga kemungkinan besar justru akan terbantu dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar,” kata Hendry. (bani)

BERITA TERKAIT

MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar - Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

KINO Sisakan Dana IPO Rp 236,9 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) masih memiliki dana sebesar Rp236,9 miliar yang berasal dari penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada…

Darmin Serius Antisipasi Ancaman AS - POTENSI KEHILANGAN DEVISA EKSPOR US$1,8 MILIAR

Jakarta-Menko Perekonomian Darmin Nasution mengundang sejumlah menteri untuk membahas antisipasi evaluasi Amerika Serikat terhadap generalized system of preferences (GSP) Indonesia.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…