Nasabah KUR BRI Hijrah ke Kredit Komersil

Jumat, 17/10/2014

NERACA

Jakarta - Upaya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membina nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) membuahkan hasil menggembirakan. Sebanyak 942.763 nasabah KUR hasil binaan BRI berhasil hijrah ke kredit komersil sejak program ini diluncurkan pada 2007 lalu.

“Sampai dengan September 2014, migrasi KUR mencapai 942.763 debitur, dengan plafon pinjaman sebesar Rp15,30 triliun,” ujar Sekretaris Perusahaan BRI, Budi Satria di Jakarta, kemarin. Dia juga mengatakan, salah satu indikator keberhasilan penyaluran KUR adalah apabila debitur pelaku usaha mikro bisa bermigrasi ke akses pembiayaan komersial.

“Tentu ini sebuah berita gembira, sebab kalau binaan BRI ini berimigrasi ke kredit komersial, itu artinya bisnisnya semakin bagus dan menjadi bankable serta mereka sudah punya aset riil yang dapat menjadi jaminan untuk pemberian kredit dengan nominal yang lebih besar,” tukasnya.

Adapun realisasi kumulatif KUR per September 2014 secara keseluruhanmencapai Rp 110,066 triliun, terdiri atas KUR Ritelsebesar Rp 20,094 triliun, dengan debitursebanyak 114.591 orang. Sedangkan untuk realisasi KUR Mikrosebesar Rp 89,97 triliun, dengan debitur sebanyak 10.901.101 orang.

Dilihat dari sisi sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI masih didominasi oleh sektor perdagangan yang mencapai Rp 67,5 triliun dengan jumlah debitur sebesar 7,2 juta. Sektor kedua terbesar merupakan sektor pertanian, yaitu sebesar Rp 16,3 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 1,7 juta.

“Adapun nasabah KUR ini merupakan nasabah pemula yang dianggap belum bankable namun punya usaha yang prospeknya bagus,” tambah dia.

Lebih lanjut Budi mengungkapkan, untuk menggenjot pertumbuhan laba BRI, selain menjadi market leader di bisnis mikro, strategi BRI adalah mengoptimalkan kinerja e-channel dan e-banking serta meningkatkan cross selling dan integrated marketing.

“Dengan Infrastruktur teknologi informasi dan sistem informasi yang handal serta didukung lebih dari 52 juta rekening nasabah, maka tidak dapat dipungkiri bahwa BRI merupakan bank yang terdepan dalam peningkatan finansial inclusion dalam sistem perekonomian Indonesia, sekaligus sebagai bank yang sangat siap untuk menangkap peluang dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin terdesentralisasi,” pungkas Budi. [ardi]