APLN Serap Dana Obligasi I Rp 750 Miliar

Hingga September 2014, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) telah menyerap habis dana hasil Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi I Tahap II 2014 APLN sebesar Rp750 miliar,” Dana PUB tersebut seluruhnya digunakan perseroan untuk pengembangan usaha di bidang properti,”kata

Wakil Direktur Utama Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (16/10).

Disebutkan, dari perolehan dana PUB I Tahap II 2014 sebesar Rp750 miliar, perseroan memperoleh dana sebesar Rp744,29 miliar. Karena adanya biaya penawaran umum sebesar Rp5,7 miliar. Sesuai prospektus perseroan, dana PUB I Tahap II 2014 sebesar Rp744,29 miliar seluruhnya akan digunakan untuk pengembangan usaha di bidang properti.

Sebagai catatan, pada 6 Juni 2014, Agung Podomoroland telah melakukan aksi korporasi berupa Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi I Tahap II APLN sebesar Rp750 miliar. Dengan demikian, dana obligasi yang diperoleh perseroan sampai dengan akhir September 2014 seluruhnya telah habis terserap.

Sepanjang kuartal tiga tahun ini, perseroan mencatatkan total marketing sales atau pra penjualan sebesar Rp 3,52 triliun dari target 2014 sebesar Rp 6 triliun- Rp 6,5 triliun. Diakui manajemen perseroan, perolehan marketing sales itu memang masih jauh dari target perseroan. Meski demikian, manajemen tidak merevisi target marketing sales 2014.

Sekretaris Perusahaan PT Agung Podomoro Land Tbk, Justini Omas menuturkan, pihaknya akan terus berusaha untuk mencapai target marketing sales,”Kami masih mengharapkan tambahan marketing sales dari proyek baru Simprug yang bisa masuk akhir tahun 2014," ujar Justini.

Kontribusi marketing sales itu disumbangkan antara lain dari Harco Glodok sebesar 25,7%. Lalu disusul Orchard Park Batam sebesar 24,8%, Podomoro City Extension sebesar 13,1%. Kemudian marketing sales juga disumbangkan dari Plaza Kenari Mas sebesar 6,5%, disusul Grand Taruma sebesar 6,2%, Metro Park Residences sebesar 4,7%, Vimala Hills and Soho Pancoran masing-masing sebesar 4,6%. Selain itu juga disumbangkan dari proyek Borneo Bay Residences sebesar 4,5% dan Podomoro City Deli Medan sebesar 4,1%.

BERITA TERKAIT

Bank Mayora Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Guna perkuat likuiditas, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) akan kembali menerbitkan surat utang senilai Rp 500 miliar. Berdasarkan pengumuman Kustodian…

Bank BJB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun - Incar Pertumbuhan Kredit 13%

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan kredit tahun ini lebih agresif lagi, PT Bank BJB Tbk (BJBR) bakal menerbitkan obligasi senilai…

Intiland Terbitkan Obligasi Rp 3,37 Triliun

NERACA Jakarta –Lunasi utang, PT Intiland Development Tbk (DILD) berencana menerbitkan obligasi global (global bond) maksimal US$ 250 juta atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dicatatkan di Singapura - Garuda Optimis Bond Mampu Diserap Pasar

NERACA Jakarta – Danai pelunasan utang, PT Garuda Indonesia (Persero) bakal menerbitkan global bond dan hingga US$ 750 juta. Aksi…

OJK Edukasi Pasar Modal Syariah di Bekasi

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengintensifkan sosialisasi seputar pasar modal berbasis syariah guna meningkatkan pengetahuan dan penerimaan masyarakat seperti dilakukan…

META Bagikan Dividen Rp 2,5 Per Saham

NERACA Jakarta - PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) bakal membagikan dividen interim kepada seluruh pemegang saham sebesar Rp 2,5 per…