3.500 Nasabah BRI Mudik Gratis

Jumat, 26/08/2011

Jakarta - Lebaran 2011 ini, sebanyak 3.500 orang nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ketiban rezeki. Pasalnya, Bank BRI memudikkan nasabah-nasabah bersama keluarganya tersebut secara gratis.

”Armada busnya tidak sembarangan sebab dilengkapi fasilitas armada bus full AC (air conditioner) sebanyak 68 buah,” ucap Direktur Utama Bank BRI Sofyan Basir pada pemberangkatan Mudik Bersama Kupedes-Simpedes BRI 2011 dipusatkan di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Kamis.

Hadir dalam kesempatan itu Direktur Lalu Lintas Polda Metro, Kombes Pol Royke Lumowa, dan jajaran direksi BRI. Di samping itu, pemudik juga diberangkatkan dari Karawang, Tambun, dan Cikampek. Adapun jurusan mudik sebagian besar adalah kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Uniknya, diantara para pemudik, terdapat 45 TKI dari Malaysia. ”Mereka terpilih melalui undian program Mudik TKI Bersama BRIFast Remittance. Di samping menikmati fasilitas kebutuhan selama perjalanan seperti pulsa gratis, uang saku, dan tajilan, pemudik ini juga diberikan fasilitas perlindungan asuransi kecelakaan diri oleh Bringin Life,” imbuh Sofyan.

Dikatakan Sofyan, banyak nilai yang terkandung dalam tradisi mudik. Misalnya, selain menjaga silaturahim dengan kerabat di kampung halaman atau lebih jauh kita akan tetap ingat kepada asal-muasal kita. “Hikmah mudik yang terbesar dan dikedepankan, adalah momentum kembali ke fitrah dengan melakukan permaaf-maafan dengan orang tua, kerabat dan sahabat. Karena pertemuan dengan orang tua, kerabat, dan sahabat mampu menjadi motivasi/spirit yang luar biasa. Oleh karenanya wajar saja apabila menjelang hari raya seperti ini semua jenis transportasi dipenuhi oleh para pemudik,” papar Sofyan.

Sebab itu, melihat tingginya animo mudik ini, Bank BRI berinisiatif memfasilitasi nasabah-nasabah Bank BRI khususnya nasabah Tabungan Simpedes dan Kupedes, yang berkeinginan merayakan lebaran dan bersilaturahim di kampung halaman.

Menurut Sofyan, Program Mudik Bersama Kupedes-Simpedes BRI 2011 merupakan program yang ke-8 kalinya diadakan oleh BRI sejak tahun 2005. Program mudik ini merupakan bagian dari rangkaian program Layanan Lebaran Bank BRI 2011 yang diselenggarakan BRI setiap tahun dalam rangka memberikan layanan kepada nasabah dalam menyambut Hari Lebaran.

Program Mudik Bersama Kupedes-Simpedes BRI 2011 ini merupakan salah satu kegiatan bina lingkungan yang dilakukan BRI kepada masyarakat, khususnya para nasabah BRI, yang bertujuan untuk memberikan layanan kepada para nasabah BRI yang akan mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halaman masing-masing.

Diterangkan Sofyan, debitur Kupedes yang diperbolehkan ikut program ini yakni, minimal lima tahun telah menjadi nasabah Bank BRI dan minimal pinjaman Rp.5 juta dengan kolektibilitas lancar. ”Kedua, mereka adalah debitur KUR Mikro, minimal telah menjadi nasabah sejak tahun 2009 dengan kolektibilitas lancar. Sedangkan untuk nasabah Simpedes, minimal tiga tahun telah menjadi nasabah BRI dengan status aktif dengan saldo minimal Rp.5000.000 dan telah mengendap minimal tiga bulan terakhir. Terakhir, nasabah BRIfast Remittance, yaitu TKI terpilih melalui undian yang melakukan transaksi pengiriman uang dari luar negeri ke Indonesia dengan menggunakan BRIfast Remittance,” tutup Sofyan.

Bersama PBNU

Selain Bank BRI, Bank Mandiri juga tak mau ketinggalan dengan turut berpartisipasi dalam acara Mudik Bersama NU bagi sekitar 2.000 warga nahdliyin. Pelepasan rombongan mudik bersama ke wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur itu dilakukan Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi dan Sekretaris Jenderal PBNU Marshudi Suhud di Kantor Pusat PBNU Jakarta, Kamis.

Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Riswinandi mengatakan bahwa kegiatan mudik bersama ini merupakan upaya Bank Mandiri untuk membantu masyarakat, terutama warga nahdliyin yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Kegiatan mudik bersama ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap lingkungan yang pendanaannya berasal dari Program Bina Lingkungan Bank Mandiri tahun anggaran 2011.