Kredit Tumbuh Melambat

Kamis, 16/10/2014

NERACA

Jakarta -Hasil survei perbankan triwulan III 2014 yang dilakukan oleh Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan kredit baru pada triwulan III 2014 mengalami perlambatan.Berdasarkan keterangan di laman BI, Rabu (15/10), menyebutkan faktor utama penyebab perlambatan ini adalah rendahnya permintaan pembiayaan dari nasabah, kenaikan suku bunga, dan meningkatnya risiko pemberian kredit.

Pada triwulan IV 2014, responden survei memperkirakan perlambatan pertumbuhan kredit baru masih akan berlanjut.Sementara itu, suku bunga dana diperkirakan mengalami kenaikan dan mendorong terjadinya kenaikan suku bunga kredit pada triwulan IV 2014.

Responden memperkirakan bahwa rata-rata suku bunga kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi pada triwulan IV 2014 akan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 14 bps, 15 bps, dan 17 bps.Responden survei mengoreksi proyeksi pertumbuhan kredit 2014 dari 18,2% (year on year/yoy) menjadi 14,4% (yoy).Angka proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan kredit 2013 sebesar 21,8% dan juga lebih rendah dari batas bawah target pertumbuhan kredit 2014 oleh Bank Indonesia yang sebesar 15% - 17%. [ardi]