Kredit Tumbuh Melambat

NERACA

Jakarta -Hasil survei perbankan triwulan III 2014 yang dilakukan oleh Bank Indonesia mengindikasikan pertumbuhan kredit baru pada triwulan III 2014 mengalami perlambatan.Berdasarkan keterangan di laman BI, Rabu (15/10), menyebutkan faktor utama penyebab perlambatan ini adalah rendahnya permintaan pembiayaan dari nasabah, kenaikan suku bunga, dan meningkatnya risiko pemberian kredit.

Pada triwulan IV 2014, responden survei memperkirakan perlambatan pertumbuhan kredit baru masih akan berlanjut.Sementara itu, suku bunga dana diperkirakan mengalami kenaikan dan mendorong terjadinya kenaikan suku bunga kredit pada triwulan IV 2014.

Responden memperkirakan bahwa rata-rata suku bunga kredit modal kerja, kredit investasi, dan kredit konsumsi pada triwulan IV 2014 akan mengalami kenaikan masing-masing sebesar 14 bps, 15 bps, dan 17 bps.Responden survei mengoreksi proyeksi pertumbuhan kredit 2014 dari 18,2% (year on year/yoy) menjadi 14,4% (yoy).Angka proyeksi tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan kredit 2013 sebesar 21,8% dan juga lebih rendah dari batas bawah target pertumbuhan kredit 2014 oleh Bank Indonesia yang sebesar 15% - 17%. [ardi]

BERITA TERKAIT

Kioson Bidik Revenue Tumbuh 1.900% - Rampungkan Akuisisi Narindo

NERACA Jakarta - Sukses mencatatkan saham perdananya di pasar modal, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) akhirnya merampungkan akuisisi PT…

Laba BNI Tumbuh 31,6%

      NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk pada kuartal III 2017 membukukan laba sebesar…

BRI Palembang Luncurkan Produk Dorong Pertumbuhan Kartu Kredit

BRI Palembang Luncurkan Produk Dorong Pertumbuhan Kartu Kredit NERACA Palembang - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Wilayah Palembang meluncurkan…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Andalan Finance Raih Pembiayaan Rp270 miliar dari CIMB Niaga

  NERACA Jakarta - PT Andalan Finance Indonesia (Andalan Finance), menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (Memorandum of Understanding) fasilitas kredit pembiayaan senilai…

64 Bank Terdampak Status Gunung Agung

  NERACA Bali - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan sebanyak 64 bank umum dan bank perkreditan rakyat terdampak status awas…

Bank Banten Jalin Kerjasama dengan Tokopedia

NERACA Serang - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) menjalin kerja sama dengan PT Tokopedia dalam hal kemitraan strategis…