Investor Hong Kong Akuisisi Cipaganti

Kuasai Sekitar 53,43% Saham

Kamis, 16/10/2014

NERACA

Jakarta – Teka-teki siapa investor asing yang tertarik beli saham PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT) terjawab sudah. Adalah Terra Investment Holding Ltd, perusahaan berbasis di Hong Kong, menuntaskan akuisisi 1,93 miliar (53,43%) saham PT Cipaganti Citra Graha Tbk (CPGT). Disebutkan, pengambilalihan ini dilakukan oleh anak usaha Terra, yaitu Argentum Assets Pte Ltd.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Direkur Terra Investment Ritche, A Manalastas mengatakan, Terra Investment telah menandatangani sale and purchase of shares agreement dengan para pemegang saham Cipaganti. Dimana pengalihan saham tersebut dilakukan melalui mekanisme crossing di pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan begitu, Terra Investment telah resmi menjadi pemegang saham pengendali Cipaganti.

Sebelumnya, PT Cipaganti Global Corporindo mengantongi 7,75% saham Cipaganti, Asia Argentum Assets Pte Ltd memegang 5,54%, Bank of Singapore Ltd memiliki 7% saham. Sisanya saham publik sebesar 79,79%. Ritche menegaskan, tujuan dari pengendalian Cipaganti oleh Terra Investment adalah investasi jangka panjang dalam pengembangan bisnisnya di Indonesia.

Terra adalah perusahaan yang bergerak di bidang investasi yang didirikan berdasarkan hukum Hong Kong. Perseroan fokus berinvestasi pada bidang infrastruktur dan transportasi publik. Sebelumnya, manajemen Terra Investment menjelaskan, setelah pengambilalihan saham selesai, Terra akan melaksanakan penawaran tender wajib (mandatory tender offer) sisa saham Cipaganti. Hal itu sesuai peraturan IX.H.1 soal pengambilalihan perusahaan terbuka.

Jika mengacu pada harga rata-rata tertinggi saham Cipaganti dalam waktu 90 hari sebelum negosiasi, harga terendah tender offer minimal Rp 105 per saham. Dengan perhitungan tersebut, nilai transaksi tersebut sekitar Rp 202,15 miliar.

Terra Investment disebut-sebut milik William Chiongbian, pengusaha transportasi asal Filipina. Sehari sebelum pengumuman akuisisi, William Chiongbian menyatakan bahwa pihaknya bakal menjadi pemegang saham pengendali Cipaganti. Chiongbian siap menggelar tender offer, setelah menguasai lebih dari 50 persen saham Cipaganti.

William Chiongbian, yang juga presiden dan CEO Fast Logistic Corporation, akan memperluas bisnis logistik, infrastruktur, dan transportasi di Indonesia melalui Cipaganti,”Kami sangat serius. Apalagi pemimpin baru Indonesia, Pak Joko Widodo menjanjikan akan meningkatkan pembangunan infrastruktur. Ini adalah timing yang baik untuk mengawali usaha di Indonesia,” kata William Chiongbian.

William Chiongbian, yang bulan lalu terpilih menjadi komisaris Cipaganti, mengungkapkan, pihaknya melalui Fast Logistic Corporation sudah menjajaki ekspansi usaha di Indonesia sejak dua tahun lalu. Namun, ketika itu, waktunya belum tepat. “Penjajakan saya di Indonesia sejak 2012 dan baru memutuskannya setelah melihat hasil Pemilu 2014,” tutur dia.

Sementara itu, Direktur Utama Cipaganti Lasmar Edulantes mengatakan, Cipaganti akan menjajaki usaha baru di bidang logistik dan infrastruktur sambil terus memantapkan bisnis inti perseroan di bidang transportasi, yang sempat terimbas kasus dugaan penggelapan dana. (bani)