Paramount Land Sukses Luncurkan Bezpark Multipurpose Shophouses di Balaraja

Kamis, 16/10/2014

NERACA

Tangerang - Paramount Land kembali meluncurkan produk properti terbaru yaitu Bezpark Multipurpose Shophouses yang terletak di lokasi strategis Balaraja, Tangerang. Bezpark dapat dicapai hanya 15 menit dari exit tol balaraja barat, dan dicapai dalam waktu 60menit dari pelabuhan merak serta 90 menit dari pelabuhan Tanjung Priok. Selain itu lokasi Bezpark akan dilalui oleh jalan tol baru yang menghubungkan tol BSD/JORR dengan tol bandara Soekarno Hatta.

Presiden Direktur Paramount Land, Ervan Adi Nugroho, dalam konferensi pers yang digelar Rabu (15/10) mengungkapkan bahwa Bezpark diluncurkan untuk memenuhi permintaan pasar akan lokasi pergudangan yang terus meningkat belakangan ini. Bezpark dipasarkan sebanyak 217 unit, dengan 3 tipe yaitu tipe 10 x 25 dengan luas bangunan 217 m2, tipe 12 x 25 dengan luas bangunan 262m2 dan tipe 12 x 30 dengan luas bangunan 322 m2. Ditawarkan dengan harga menarik antara Rp 1,81 – 2,75 miliar per unit.

“Bezpark commercial center yang didirikan diatas lahan seluas 10 hektar ini merupakan produk perdana yang diluncurkan sebagai bagian dari sebuah kota mandiri baru seluas 300 ha yang akan dikembangkan Paramount Land di Balaraja,” kata Ervan.

Dia menjelaskan, investasi untuk pembangunan Bezpark mencapai Rp200 miliar, dan saat ini penjualannya sudah mencapai 100 unit. Adapun target penjualan kawasan komersial ini dipatok Rp500 miliar.

Andreas Nawawi, direktur marketing Paramount Land, mengungkapkan bahwa Bezpark memiliki desain yang fleksibel dengan 9 fungsi yaitu dapat digunakan sebagai gudang, ruko, kantor, studio, showroom, workshop, pusat distribusi, home industri dan bahkan tempat tinggal. Ini merupakan proyek pergudangan modern dengan lingkungan hijau yang dapat dimanfaatkan untuk sektor industri ringan (light industri), bebas polusi dan dikelola secara profesional.“Balaraja sendiri merupakan new economic hubkarena telah memiliki kegiatan perekonomian berkembang pesat yang ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Keunggulan-keunggulan inilah yang membuat Bezpark begitu diminati oleh pembeli,” papar Andreas.

Direktur Teknik Paramount Land, Aryo Tri Ananto, juga menerangkan“kelebihan lain dari Bezpark adalah memiliki row jalan dengan lebar 17, 18 dan 20 m, dan dilengkapi area parkir khusus container agar memudahkan akses bagi kendaraan besar. Bezpark nantinya akan dikelola secara profesional dan dijamin bebas dari kuli angkut liar. Kami ingin menciptakan kawasan pergudangan yang juga nyaman untuk ditinggali, oleh karena itu kami menyediakan retail outlet, kantin dan musholla, dan ditunjang oleh keamanan 24 jam yang dilengkapi cctv, serta Bezpark dirancang bebas banjir.”

Penjualan (marketing sales) Paramount Land hingga akhir September tahun ini telah mencapai ±85% dari target sebesar Rp 3 triliun untuk tahun 2014, yang meningkat 10% dibanding tahun lalu. Sepanjang 2014 Paramount Land telah sukses meluncurkan delapan villages (klaster) di Gading Serpong, dan setiap village tersebut ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.

Sebagai salah satu pengembang di Serpong Tangerang, Paramount Land yang merupakan property arm dari Paramount Enterprise terus berusaha menghadirkan produk-produk baru yang inovatif demi menghadapi kondisi pasar properti yang ketat saat ini.saat ini Paramount Land memiliki land bank seluas ±1200 ha dan akan terus memperluas land banknya di lokasi-lokasi yang strategis.

Selain bergerak di bisnis properti, Paramount Enterprise juga sedang mengembangkan jaringan hotel secara agresif. Saat ini Paramount Enterprise memiliki dan mengelola 6 hotel di daerah Gading Serpong, Magelang dan Malang dan segera akan membangun hotel-hotel baru di wilayah Jakarta, Surabaya, Bali, Semarang, Bogor, Bandung, Balikpapan dan kota lainnya. Selain itu Paramount Enterprise juga memiliki Rumah Sakit Bethsaida dan unit-unit usaha lainnya. Ke depan unit-unit usaha tersebut akan dikembangkan secara lebih agresif demi meningkatkan recurring income perusahaan.