Rukun Raharja Incar Pendapatan US$ 245,73 Juta

Ditopang Peningkatan Volume Gas

Kamis, 16/10/2014

NERACA

Jakarta – Perusahaan migas, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menargetkan pendapatan pada tahun 2015 mendatangakan mencapai sebesar US$ 245,73 juta atau meningkat sebesar 22,65% dari target pendapatan perseroan hingga akhir tahun 2014 ini yang sebesar US$ 200 juta.

Direktur Keuangan Rukun Raharja Djauhar Maulidi mengatakan bahwa dengan meningkatnya pendapatan perseroan juga akan mempengaruhi perolehan laba bersih perseroan di tahun 2015 mendatang yang diperkirakan akan dapat mencapai US$ 9 juta meningkat sebesar 23,72% dibandingkan target laba bersih perseroan hingga akhir tahun 2014 ini sebesar US$ 7,68 juta,”Revenue akhir tahun 2014 itu US$ 200 juta. Akhir 2015 naik jadi sekitar US$ 245 juta, dimana angka tersebut naik 22% ini target kita di akhir tahun ini. Net income akhir tahun 2014 US$ 7,7 juta jadi sekitar US$ 9,5 juta naik 23% di akhir tahun 2015,"ujarnya dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (15/10).

Menurut Djauhar, peningkatan pendapatan dan laba perseroan disebabkan oleh terjadinya peningkatan volume penjualan gas perseroan,”Volume penjualan gas yang meningkat signifikan membuat keuntungan perseroan meningkat dengan tajam," tambahnya.

Sementara itu, pada tahun 2014 ini pendapatan dapat mencapai sebesar US$ 200,35 juta jika dirupiahkan sebesar Rp 2,40 triliun atau naik 45,98% dari US$ 137,18 juta jika dirupiahkan Rp 1,64 triliun. Dengan laba bersih perseroan yang diperkirakan juga akan menjadi sebesar US$ 7,68 juta atau sekitar Rp 92,16 miliar.

Belanja Modal

Disamping itu, perseroan juga menganggarkan belanja modal atau capital expenditure(capex) tahun depan sebesar US$ 40 juta atau Rp 480 miliar (dengan kurs rupiah Rp 12.000). Nantinya, dana belanja modal ini akan digunakan perseroan untuk membiayai proyek perseroan yang baru akan dimulai pada tahun 2015."Kami pada semester pertama tahun 2015 akan memulai proyek pembangunan pemasangan pipa gas di Gresik, Jawa Timur, dan Jambi, Sumatera Selatan,”kata Djauhar.

Dirinya menjelaskan, RAJA melalui anak usahanya yakni PT Triguna Internusa Pratama akan mengembangkan pipa transmisi gas sepanjang 20 kilometer (km) di Gresik, Jawa Timur. Proyek ini diperkirakan akan menghabiskan US$ 22,9 juta.Sementara itu, untuk proyek di Jambi, Sumatera Selatan, perseroan rencananya akan mendistribusikan MMSCFD ke Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pengembangan fasilitas pengelolaan CNG."Untuk proyek di Jambi, pengembangan infrastruktur ditargetkan akan dimulai pada bulan Januari 2015 mendatang dan akan selesai pada bulan September 2015. Nantinya, suplai gas untuk proyek di Jawa Timur ini akan berasal dari Petronas Bukit Tua," jelasnya.

Terkait dengan pendanaan untuk capex tahun 2015, Djauhar menyebutkan perseroan akan menganggarkan dari dana kas internal serta pinjaman perbankan."Dana capex itu dari kas internal dan pinjaman perbankan. Namun, kalau semuanya bisa dari pinjaman itu lebih baik. Tapi, itukan tidak mungkin. Jadi, kami juga akan anggarkan dari kas kami sebagian," pungkasnya. (bani)