WIKA Beton Baru Realisasikan IPO 34,08%

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) baru membelanjakan 34,08% dana dari hasil penawaran umum (IPO) atau sebesar Rp400,42 miliar sampai dengan September 2014. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Direktur Utama WTON Wilfred Imanuel A Singkali mengungkapkan, hingga saat ini dana hasil IPO anak usaha dari perusahaan BUMN konstruksi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) yang masih tersisa yakni sebesar Rp774,49 miliar.

Disebutkan, sisa dana ditempatkan pada beberapa bank, seperti Bank Mandiri, Bank BRI dan Bank CIMB Niaga dalam bentuk deposito. Dia menjelaskan, dari dana hasil IPO yang sudah terpakai itu, sekitar 12,84 persen atau sebesar Rp51,41 miliar dibelanjakan untuk pengolahan quarry material alam. Kemudian sekitar Rp82,52 miliar (20,61%) dialokasikan untuk membangun pabrik baru, Rp50,79 miliar (12,69%) untuk penambahan kapasitas pabrik existing, dan sekitar Rp39,47 miliar (9,86%) untuk pengembangan usaha jasa, dan sekitar 44,01% atau sebesar Rp176,24 miliar untuk modal kerja.

Sebelumnya, perseroan telahmerampungkan proses akuisisi atas perusahaan beton pracetak PT Citra Lautan Teduh (CLT). Hal tersebut ditandai dengan penandatangananpemindahan kepemilikan saham dari perusahaan dan warga negara Korea(91,67%) serta partner lokal (8,33%) kepada PT Wijaya Karya Beton Tbkdan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Maka dengan akuisisi tersebut, Wika Beton (WTON) memiliki 90% saham di CLT. Kemudian WIKAsebesar 10% dari transaksi senilai US$ 23,5 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Toyota Akan Gelontorkan Investasi Baru Untuk Mobil Listrik

Toyota melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) siap menggelontorkan untuk pengembangan mobil listrik di dalam negeri, yang ditargetkan pemerintah…

PTPP Ikut Tunda Rencana IPO PP Energi - Kondisi Pasar Belum Kondusif

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa perusahaan yang menunda untuk listing di pasar modal atau mencatatkan saham perdananya di pasar modal,…

Geo Dipa Energi Rencanakan IPO di 2022 - Kejar Pertumbuhan Aset

NERACA Jakarta – Perusahaan energi di bidang panas bumi, PT Geo Dipa Energi (GeoDipa) berniat untuk menjadi perusahaan go public…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…