Siloam Hospitals Serap Dana IPO 93,16%

Sampai dengan kuartal ketiga tahun ini, PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) telah menyerap 93,16% dana hasil penawaran umum (IPO) atau sebesar Rp1,24 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur PT Siloam International Hospitals Tbk, Kailas N. Raina, dana tersebut telah direalisasikan penggunaannya untuk ekspansi pengadaan peralatan rumah sakit, lalu untuk pembayaran pinjaman kepada PT Lippo Karawaci Tbk, serta untuk melakukan akuisisi PT Medika Sarana Traliansia dan PT Gramari Prima Nusa.

Dia juga menjelaskan, sampai dengan kuartal ketiga dana yang terserap untuk ekspansi sekitar 84,10% atau sebesar Rp435,69 miliar seperti yang telah direncanakan. Sementara, lanjutnya, untuk pembayaran pinjaman ke PT Lippo Karawaci Tbk telah terserap seluruhnya yakni sebesar Rp464,92 miliar, sedangkan untuk akuisisi terserap 97,53% atau sebesar Rp336,82 miliar.

Saat ini dana IPO yang tersisa adalah sebesar Rp90,90 miliar, yang disimpan dan ditempatkan pada beberapa bank dalam bentuk rekening giro dan deposito. Tahun ini dan tahun depan, perseroan akan membangun sebanyak empat rumah sakit baru.

Sekretaris Perusahaan Siloam International Hospitals, S Budisuharto pernah bilang, dengan adanya tambahan empat rumah sakit ini akan semakin mendukung usaha perseroan meningkatkan pendapatan hingga 35%-40% per tahunnya,”Tahun ini hingga tahun depan, kami akan bangun empat rumah sakit. Kami harap dapat memberikan kontribusi ke depannya,"ujarnya.

Lebih lanjut, Budi menerangkan bahwa untuk tahap awal pihaknya akan membuka dua rumah sakit di akhir tahun yang berlokasi di Medan dan Kupang. Kemudian dua rumah sakit lagi akan dibangun pada tahun 2015 mendatang.

Untuk membangun satu rumah sakit, perseroan menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 300 miliar yang akan digunakan untuk membangun gedung dan penyediaan alat-alat rumah sakit.(bani)

BERITA TERKAIT

Pengelola Dana Jangka Panjang untuk Infrastruktur akan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyambut baik Penandatanganan Akta Perjanjian Surat Berharga…

RS Hermina Bidik Dana IPO Rp 1,75 Triliun - Harga Rp3.7000 –Rp.500 Per Saham

NERACA Jakarta – Menjangkau pasar lebih luas lagi dengan terus membangun rumah sakit baru, induk perusahaan rumah sakit Hermina, PT…

Dafam Patok Harga IPO Rp 115 Per Saham

Pemilik jaringan hotel Dafam, PT Dafam Property Indonesia Tbk mematok harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Multi Bintang Bagikan Dividen Rp 1,32 Triliun

NERACA Jakarta - Masih tumbuh positifnya industri pariwisata memberikan dampak berarti terhadap penjualan PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) sebagai…

Graha Layar Bakal Stock Split Saham

Guna memenuhi aturan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketentuan free float saham atau jumlah saham yang beredar di publik,…

MMLP Bidik Rights Issue Rp 447,79 Miliar

Dalam rangka perkuat modal, PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP), emiten pengelola pergudangan berencana untuk melaksanakan penambahan modal tanpa hak…