Jalur Puncak Mulai Padat Bupati Bogor Bantu Polisi

NERACA

Bogor - Bupati Bogor Rachmat Yasin meninjau kesiapan jalur mudik di sejumlah posko Operasi Ketupat Lodaya 2011 Polres Bogor. Aparat gabungan siap mengamankan arus mudik dan balik mulai dari peralatan hingga logistik. Pada kesempatan itu RY secara pribadi memberikan bantuan logistik senilai Rp 170 Juta.

"Saya tahu persis betapa minimnya logistik sehingga butuh dukungan. Berdasarkan hasil pembicaraan dengan Pak Kapolres, semua Pos Pam akan diberi bantuan logistik. Ada 19 Pos Pam, dimana 15 pos di antaranya pos besar masing-masing dibantu Rp 10 juta dan 4 pos kecil masing-masing Rp 5 juta," ujarnya. kepada wartawan usai melakukan sidak di Pos Pam Gadog, Rabu (24/8).

Sidak yang dimulai pukul 10:00 WIB ini diawali dengan mengecek kesiapan petugas lalu membagikan sumbangan secara simbolis di Pos Simpang Cibinong, dilanjutkan Pos Citeureup, Pos Gadog dan Simpang Ciawi.

Terkait maraknya pasar tumpah hampir di semua kecamatan, RY memberikan toleransi hingga usai Lebaran. Pemkab kata dia akan segera melakukan penertiban. "Kalau kita bicara itu pelanggaran, ya memang pelanggaran. Tetapi ada aspek kemanusiaan, karena ini menjelang Lebaran mungkin kami sedikit mentolerir. Tapi, setelah Lebaran kami akan. tertibkan semuanya," janjinya.

Kapolres Bogor, AKBP Hery Santoso mengakui penertiban pasar tumpah dan pedagang musiman bukanlah sesuatu hal yang mudah dilakukan karena beberapa pertimbangan. Namun, untuk menjaga kenyamanan berlalulintas, Polres akan fokus pada penjagaan dan pengaturan.

Usai meninjau Pospam RY kemudian melanjutkan perjalanannya ke Pasar Ciawi. Di lokasi tersebut RY berbincang-bincang dengan sejumlah pedagang sapi dan emas. Kepada parapedagang daging, Bupati menanykan apakah mereka menjual daging Gelonggongan atau daging kadaluarsa.

"Menjual daging gelonggongan ga?," tanya RY.

Suherman (43 tahun), salah seorang penjual daging sapi mengaku tidak menjual daging gelonggongan. "Kami tidak menjual daging gelonggongan. Di sini sesuai dengan standar yang ditetapkan penierintah," jelasnya.

Puncak Mulai Padat

Sementara itu wartawan Neraca di Cianjur dan Bogor melaporkan, arus mudik Lebaran tahun 2011 yang melalui jalur Punccak Bogor dan Cianjur, sejak sepekan terakhir ini mulai nampak padat merayap. Begitu pula jalur alternative seperti ke jalur Jonggol, arus lalu-lintas mengalami peningkatan.

Kepadatan arus mudin lewat Puncak, lapor wartawan di Cianjur, mulai terlihat sejak Selasa pecan ini bersamaan dengan waktu libur anak-anak sekolah. Di tol Ciawi Bogor, penumpukan kendaraan pada pagi dan siang hari cukup padat.

“Ya kami perkirakan, malam ini (Rabu-red) jumlah kendaraan arus mudik khususnya akan meningkat cukup lumayan. Untuk itu kami sudah mempersiapkan segalanya seperti keamanan dan ketertiban untuk member kenyamanan bagi pemudik, “ujar seorang petugas Polres Cianjur.

BERITA TERKAIT

Mitsubishi Fuso Donasikan Truk Ke ACT Untuk Bantu Korban Bencana

NERACA   Jakarta -  PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi truk Fuso, menyerahkan bantuan satu truk ke…

Kejar Pertumbuhan Produksi - ANJT Mulai Operasikan Dua Pabrik Baru

NERACA Jakarta – Pembangunan dua pabrik PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) telah berhasil dirampungkan dan rencananya mulai beroperasi pada…

Gubernur Ajak Pers Bantu Berantas Korupsi di Banten

Gubernur Ajak Pers Bantu Berantas Korupsi di Banten NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak wartawan dan media di…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H, Wom Finance Berbagi Kebaikan

Sambut Bulan Suci Ramadhan 1440 H, Wom Finance Berbagi Kebaikan NERACA Jakarta – Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh hikmah.…

Menteri Siti: Sampah Plastik Berbahaya - KLHK Kampanye Puasa Bersih Sampah Plastik di Rest Area Cibubur

Menteri Siti: Sampah Plastik Berbahaya KLHK Kampanye Puasa Bersih Sampah Plastik di Rest Area Cibubur NERACA Jakarta - Dalam rangkaian…

Kemenkop Targetkan 25 Ribu IUMK Melalui OSS

Kemenkop Targetkan 25 Ribu IUMK Melalui OSS NERACA Denpasar - Kementerian Koperasi dan UKM pada 2019 menargetkan sebanyak 25.000 Izin…