Pemprov Perkirakan APBD 2015 Rp76,9 Triliun - DKI Jakarta

NERACA

Jakarta -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkirakan nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Tahun Anggaran 2015 akan mencapai Rp76,9 triliun."Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2015 telah disampaikan ke DPRD DKI sejak Juni lalu. KUA-PPAS itu pun sudah dibahas oleh pihak eksekutif dengan DPRD DKI," kata Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah di Jakarta, Senin (13/10).

Menurut dia, nilai KUA-PPAS yang diajukan ke DPRD DKI mencapai Rp76,9 triliun atau meningkat Rp4 triliun dari jumlah APBD Perubahan DKI 2014 sebesr Rp72,9 triliun."Dari besaran APBD yang diajukan untuk 2015 mendatang, ada kenaikan sebesar 5,89% dari total nilai APBD DKI 2014 yang mencapai Rp72,9 triliun," ujar Saefullah.

Dia menuturkan seharusnya pertengahan Oktober ini, Rancangan APBD (RAPBD) DKI 2015 sudah mulai dibahas, sehingga sudah dapat ditetapkan pada awal Januari tahun depan."Akan tetapi, karena ada pergantian anggota dewan, maka pembahasan Rancangan APBD DKI 2015 menjadi terlambat. Namun, kita tetap menargetkan awal tahun depan sudah disahkan," tutur Saefullah.

Saefullah mengungkapkan terdapat beberapa program unggulan yang sudah dianggarkan didalam RAPBD DKI 2015 tersebut, antara lain penanganan banjir, transportasi dan pendidikan.Lebih lanjut, dia memaparkan besaran anggaran untuk penanggulangan banjir sebesar Rp3 triliun, anggaran transportasi mencapai Rp8,6 triliun, sedangkan anggaran pendidikan sebesar Rp5,7 triliun. [ardi]

BERITA TERKAIT

Lagi, CIMB Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penawaran obligasi berkelanjutan II tahap III tahun 2017 dengan jumlah pokok Rp2…

FREN Rilis Obligasi WK III Rp 15 Triliun

PT Smartfren Tbk (FREN) akan melakukan penawaran terbatas obligasi wajib konversi III sebanyak-banyaknya Rp15 triliun melalui mekanisme penempatan terbatas secara…

Jika Berinovasi, PLN Bisa Hemat Hingga Rp1 triliun

  NERACA   Jakarta - Perusahaan Listrik Negara (PLN) memproyeksikan jumlah efisiensi yang diciptakan dari inovasi-inovasi korporat bisa mencapai Rp1…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Ancaman Serangan Siber ke Industri Keuangan Meningkat

    NERACA   Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso mengingatkan ancaman serangan siber terhadap sistem…

BTN Siapkan 2.000 Unit Apartemen di Kawasan Undip

      NERACA   Semarang - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar kemitraan dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas…

Bank Mandiri Incar Fintech Potensial

      NERACA   Jakarta - Bank Mandiri berkomitmen untuk terus mengembangan industri kreatif di tanah air untuk menciptakan…