Medco Kantungi Peringkat AA- Pefindo

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) kembali memberikan peringkat idAA- untuk PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dengan prospek stabil. Peringkat serupa juga diberikan untuk Obligasi Berkelanjutan I tahun 2012-2013, Obligasi Berkelanjutan dollar AS I tahun 2011-2012, dan Obligasi III tahun 2012, yang diterbitkan perseroan.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (13/10), analis Pefindo Niken Indriarsih mengatakan, peringkat itu mencerminkan potensi pendapatan yang meningkat dalam jangka pendek ke menengah dari proyek Senoro.

Selain itu, cadangan minyak dan gas yang baik dan posisi likuiditas yang kuat. Kendati demikian, peringkat itu dibatasi tingginya belanja modal yang diperlukan dan risiko kegagalan kegiatan eksplorasi. Medco merupakan perusahaan minyak dan gas (migas) swasta, yang fokus pada bisnis eksplorasi dan produksi migas. Melalui anak usahanya, perseroan juga menyasar bisnis pertambangan batu bara dan kepemilikan minoritas di pembangkit listrik.

Sementara pada saat yang sama, Pefindo memberikan peringkat idA+ untuk PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan Obligasi I/2012, dengan prospek dari perusahaan adalah stabil. Peringkat itu mencerminkan posisi pasar perusahaan yang kuat di industri perunggasan, level integrasi dan diversifikasi fasilitas produksi yang baik, serta adanya eksposur pada volatilitas harga bahan baku dan fluktuasi nilai tukar mata uang.

JPFA merupakan produsen pakan ternak di Indonesia, yang fokus pada bisnis perunggasan di dalam negeri. Selain itu, perseroan juga beroperasi di sektor budidaya perairan, sapi potong, produk konsumen dan usaha pendukung.(bani)

BERITA TERKAIT

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

HOKI Tambah Kapasitas Produksi 20 Ton

Seiring mulai beroperasinya penambahan kapasitas di pabrik di Subang, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar…

Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 1,19 Triliun

Perkuat likuiditas guna menunjang ekspansi bisnis, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,19 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…