Rukun Raharja Siapkan Capex US$ 40 Juta

Garap Proyek di Jatim dan Jambi

Senin, 13/10/2014

NERACA

Jakarta – Guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) menyiapkan dana sebesar US$ 40 juta untuk belanja modal (capital expenditure/ capex) proyek Jawa Timur dan Jambi pada tahun depan. Rencananya, perseroan akan menggunakan dana sebesar US$ 22,9 juta untuk pengembangan pipa transmisi gas sepanjang 20 kilometer (km) di Gresik, Jawa Timur.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin dijelaskan, nantinya pengembangan pipa transmisi tersebut bakal menyalurkan volume gas sebesar 15 Million Metric Cubic Feet per Day (MMSCFD) ke Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pengembangan infrastruktur ditargetkan dimulai pada Januari 2015 dan selesai pada September 2015.

Selain itu, pengembangan tersebut akan dilakukan perseroan melalui anak usahanya, yaitu PT Triguna Internusa Pratama (TIP). Nantinya, suplai gas yang akan disalurkan berasal dari Petronas Bukit Tua. Sedangkan di Jambi, perseroan berencana untuk mendistribusikan 5 MMSCFD ke PLN dan pengembangan fasilitas pengolahan Compressed Natural Gas (CNG)

Untuk mendanai proyek-proyek tersebut, perseroan akan menjajaki pendanaan alternatif dari sektor keuangan dengan menggunakan instrumen pasar uang non konvensional dengan tetap mengedapankan azas kehati-hatian. Selain itu, perseroan juga akan mencari pendanaan dengan tingkat fleksibilitas yang memberikan keleluasaan bagi perseroan dalam pelaksanaan ekspansi pengembangna usaha. “Sehingga perseroan dapat meraih keuntungan yang lebih optimal dibandingkan periode sebelumnya,” jelas manajemen.

Dengan ekspansi yang direncanakan perseroan, Rukun Raharja berharap pendapatan tahun depan meningkat sebesar 22,65% menjadi sebesar US$ 245,7 juta, dari target pendapatan perseroan tahun ini sebesar US$ 200,3 juta.

Sementara itu, perseroan juga menargetkan laba bersih tahun depan dapat naik 23,7% menjadi US$ 9,5 juta dari target laba bersih tahun ini sebesar US$ 7,6 juta. Sedangkan earnings before interest, taxes, depreciation and amortization (EBITDA) persoeran diperkirakan bakal meningkat sebesar 17,3 persen menjadi sebesar US$ 24,7 juta dari target tahun ini sebesar US$ 21 juta.

Berdasarkan laporan keuangan semester I-2014, Rukun Raharja mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 20% menjadi US$ 87,84 juta, dibandingkan dengan periode sama tahun lalu US$ 73,18 juta. Sedangkan laba bersih naik 74,4% menjadi US$ 3,14 juta dari sebelumnya US$ 1,8 juta.

Corporate Secretary Rukun Raharja Cindy Budijono mengatakan, kenaikan pendapatan dan laba bersih tersebut ditopang oleh beberapa faktor, salah satunya karena volume gas salah satu anak perusahan yaitu PT Energasindo Heksa Karya di provinsi Jambi meningkat lebih dari 2 kali lipat. “Volume gasnya meningkat dari 18 mmscfd menjadi 42 mmscfd,” papar dia. (bani)