Inwha Resmi Berganti Nama

NERACA

Jakarta - PT Inwha Indonesia, perusahaanyangbergerakdalam bidang Engineering Procurement and Construction (EPC), secara resmi mengumumkan perubahan penggunaan nama perseroan menjadi PT Sepuluh Sumber Anugerah.

Direktur Utama PT Sepuluh Sumber Anugerah, Hwang Eui Seok mengatakan, penggunaan secara resmi nama baru perseroan ini akan menjadi tonggak sejarah semakin erat dan meningkatnya sinergi dengan perusahaan dan mitra kerja di Indonesia. Dia pun menjamin, perubahan nama perusahaan tersebut tidak akan mengubah dan mempengaruhi kinerja perusahaan yang sudah berdiri di Indonesia sejak 1992 silam.

“Perubahan nama ini sejalan dengan upaya kami untuk merefleksikan bahwa perusahaan ini adalah sahamnya murni 100% lokal. Artinya, penanam modal dalam negeri (PMDN) dengan menggunakan modal dalam negeri. Tujuannya untuk lebih memaksimalkan pelayanan dan kinerja perusahaan agar lebih berkembang,” kata Hwang, yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 2003, usai peresmian nama baru perusahaan di Cikande, Serang, Banten, Jumat (10/10).

Lebih jauh dirinya mengungkapkan, perubahan nama perseroan ini merupakan hasil dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tertanggal 21 Mei 2014 lalu, di mana seluruh pemegang menyepakati salah satu agenda pembahasan, yaitu perubahan nama perseroan.

Adapun perubahan nama ini telah mendapat persetujuan dari kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia dalam surat nomor AHU – 03804.40.20.2014. Dengan begitu, perubahan nama perseroan telah memenuhi persyaratan dalam Undang Undang No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas.

Sebagai informasi, Inwha Indonesia telah menuntaskan beberapa proyek besar yang bermitra dengan badan usaha milik negara (BUMN), perusahaan swasta maupun perusahaan multinasional. Tercatat, dalam lima tahun terakhir, beberapa proyek yang sudah diselesaikan atau sedang dikerjakan antara lain Exxon Mobil Cepu Facility Project untuk lingkup pengerjaan tank, piping spool fabrication and instalation, EPC ADIK project di Cilegon, Banten untuk Moly-Cop Australia, WUR project untuk PT Chevron Pasific Indonesia di Pekanbaru, Riau serta dan pengerjaan proyek PLTU Cirebon 2x600 megawatt. [ardi]

BERITA TERKAIT

Holding Migas Resmi Berdiri

      NERACA   Jakarta - Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penambahan Penyertaan…

The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Ganti Nama Jadi MUFG Bank

  NERACA   Jakarta - Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG) baru-baru ini mengumumkan bahwa entitas anak perbankan komersial utamanya,…

KPK: 38 Anggota DPRD Sumut Resmi Ditetapkan Tersangka

KPK: 38 Anggota DPRD Sumut Resmi Ditetapkan Tersangka NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan 38 anggota DPRD…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pengelola Dana Jangka Panjang untuk Infrastruktur akan Meningkat

      NERACA   Jakarta - Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro menyambut baik Penandatanganan Akta Perjanjian Surat Berharga…

Tahun Politik Diklaim Aman untuk Investasi

    NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan kondisi politik di Indonesia stabil dan…

Pemerintah Siapkan Penyederhanaan Besar-besaran Perizinan

      NERACA   Jakarta - Pemerintah sedang menyiapkan penyederhanaan besar-besaran perizinan di Indonesia baik di pusat maupun daerah,…