AKR Corporindo Kantungi Peringkat AA

PT Pemeringkat EFek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idAA kepada PT AKR Corporindo Tbk (AKR), dengan prospek stabil. Selain itu, Obligasi I/2012 perseroan juga mendapat peringkat serupa.

Analis Pefindo Gifar Indra Sakti mengatakan, peringkat yang diberikan mencerminkan permintaan yang stabil terhadap bahan bakar minyak (BBM) di Indoensia, dan pertumbuhan volume penjualan BBM perusahaan yang stabil dalam jangka panjang,”Selain itu, jaringan infrastruktur logistik perusahaan yang luas," kata dia dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (9/10).

Kendati demikian, peringkat itu dibatasi risiko yang dihadapi perusahaan dalam pengembangan kawasan industri dan penurunan dalam industri pertambangan sebagai konsumen utama perusahaan di bisnis distribusi BBM.

AKRA merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis distribusi dan perdagangan BBM dan kimia dasar di Indonesia. Melalui sejumlah anak perusahaannya, AKRA juga terlibat dalam bidang usaha logistik, pabrikan, pertambangan batu bara, dan pengembangan kawasan industri dan jasa pelabuhan.

AKRA juga memiliki perusahaan di luar negeri, yang memproduksi sorbitol dan bidang jasa pelabuhan sungai untuk kontainer maupun komoditas curah di daerah China bagian selatan. Per akhir Juni, pemegang saham perusahaan adalah PT Arthakencana Rayatama dengan kepemilikan saham mencapai 58,8%, manajemen perusahaan 0,6%, dan sisanya sebanyak 40,5% dimiliki publik. (bani)

BERITA TERKAIT

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

HOKI Tambah Kapasitas Produksi 20 Ton

Seiring mulai beroperasinya penambahan kapasitas di pabrik di Subang, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memiliki tambahan kapasitas produksi sebesar…

Adira Finance Terbitkan Obligasi Rp 1,19 Triliun

Perkuat likuiditas guna menunjang ekspansi bisnis, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,19 triliun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…