Anak Usaha SUGI Jual Gas ke PLN

Salah satu entitas anak PT Sugih Energy Tbk (SUGI), Petroselat Ltd akan menjual hasil produksi gas bumi dari wilayah kerja Selat Penjang kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dalam siaran persnya di Jakarta kemarin, Direktur Sugih Energy Fachmi Zarkasi mengatakan, penjualan gas produksi wilayah kerja Selat Panjang oleh entitas anak perseroan kepada perusahaan listrik plat merah tersebut telah direstui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),”Merujuk surat Menteri ESDM, Petroselat telah mendapatkan persetujuan untuk menjual hasil produksi gas bumi di wilayah kerja Selat Panjang kepada PLN dengan volume sebanyak 2,5-5 miliar british thermal unit per hari (BBTUD),”ujarnya.

Adapun jangka waktu penjualan gas tersebut selama lima tahun, mulai periode 2014-2019. Produksi gas dari Petroselat akan digunakan untuk pembangkit listrik di Kabupaten Siak, Riau. Sugih Energy berharap pendapatan dari Petroselat dari penjualan produksi gas bumi kepada PLN dapat memberi tambahan kontribusi terhadap penghasilan perseroan untuk tahun buku mendatang.

Sekedar informasi, Petroselat merupakan badan usaha yang didirikan berdasarkan hukum British Virgin Island. Petroselat merupakan operator di wilayah kerja Selat Penjang, di mana 55% dari hak patisipasi (paticipating interest) dimiliki perseroan melalui kepemilikan dari PT Petronusa Bumibakti sebesar 51% dan International Mineral Resources Inc sebesar 4%. (bani)

BERITA TERKAIT

Prima Cakrawala Hentikan Kegiatan Produksi - Izin Usaha Industri Ditolak

NERACA Jakarta – Lantaran pembangunan pabrik berada di kawasan pemukiman atau tidak memunuhi syarat yang diperuntukannya, akhirnya izin operasional pembangunan…

5 Kegiatan Belajar untuk Perkembangan Emosi Anak

  Awal tumbuh kembang, anak menjalin hubungan timbal balik dengan orang-orang yang mengasuhnya. Interaksi anak dengan orang terdekat memengaruhi optimalitas…

OJK Diminta Hadirkan Iklim Usaha yang Sehat

  NERACA   Jakarta - Perusahaan berbasis teknologi finansial UangTeman mendukung seluruh upaya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menghadirkan iklim…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

The Duck King Patok IPO Rp 505 Per Saham

NERACA Jakarta – Emiten pengelola jaringan restoran The Duck King, PT Jaya Bersama Indo Tbk (JBI). menetapkan harga saham dalam…

BEI Suspensi Saham PT Mahaka Media Tbk

Selang setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau masuk UMA, saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) akhirnya…

Lunasi Obligasi Jatuh Tempo - Pefindo Naikkan Peringkat Antam Jadi A-

NERACA Jakarta - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikan peringkat PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan Obligasi I (2011) menjadi…