Maybank Catat Laba Bersih RM4,45 Miliar

Jakarta – Kinerja Maybank mencapai rekor dalam satu tahun dengan pendapatan setelah pajak dan kepentingan minoritas (profit after tax and minority interest/PATAMI) RM4,45 miliar untuk tahun yang berakhir 30 Juni 2011, meningkat 16,6% dari RM3,82 miliar tahun sebelumnya. Pendapatan sebelum pajak Grup selama setahun meningkat 16,8% menjadi RM6,27 miliar dari RM5,37 miliar sebelumnya.

Hasil yang dicapai didukung oleh pertumbuhan kredit yang sangat kuat di Malaysia, Singapura dan Indonesia, dan kinerja yang lebih baik di semua segmen bisnis. Selain itu, terus menurunnya penyisihan kerugian atas pinjaman yang selama satu tahun berkurang lebih dari setengah, telah memberikan kontribusi kuat bagi laba bersih..

Kredit Grup bertumbuh sangat pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Ini adalah hasil dari pertumbuhan kredit yang kuat di luar negeri sebesar 29,4%, and kenaikan 16,8% dari operasional Malaysia yang melampui pertumbuhan industri sebesar 13.5%.

Operasional Indonesia dan Singapura membukukan kenaikan kredit masing-masing sebesar 25,8% sementara operasional internasional sebesar 8,6%. Di Malaysia, Global Wholesale Banking memimpin pertumbungan dengan kontribusi sebesar 25,6% diikuti oleh Community Financial Services dengan 12,9%. Portofolio pembiayaan Syariah juga mencatat pertumbuhan yang kuat sebe strong growth of 35.1%.

“Tahun ini, kami telah meraih pencapaian yang signifikan di tingkat regional dengan laba sebelum pajak menembus US$2 miliar, sebuah tanda bahwa visi kami untuk menjadi pemimpin penyedia jasa keuangan regional dari Malaysia telah berada di jalur yang tepat”, kata Chairman Maybank, Tan Sri Megat Zaharuddin Megat Mohd Nor.

BERITA TERKAIT

Intikeramik Bidik Rights Issue Rp 463,8 Miliar

Cari modal untuk mendanai ekspansi bisnisnya, PT Intikeramik Alamasri Industri Tbk (IKAI) akan menawarkan sebanyak 3,86 miliar saham baru seri…

Adira Bagikan Hasil Sukuk Rp 7,77 Miliar

NERACA Jakarta - Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) membagikan hasil sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Adira Finance…

WOM Finance Rilis Obligasi Rp 800 Miliar

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) atau WOM Finance berencana menerbitkan obligasi sebesar Rp800 miliar. Obligasi tersebut termasuk dalam penawaran…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Kominfo Blokir Ratusan Aplikasi Fintech Ilegal

      NERACA   Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komifo) kembali memblokir ratusan aplikasi dan situs perusahaan teknologi…

Digital Perbankan Lebih Dari Sekedar Aplikasi

      NERACA   Jakarta - Executive Director Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia Leonardo Koesmanto mengatakan…

Bank Mantap Incar Kredit Tumbuh 40%

    NERACA   Jakarta - PT Bank Mantap mengincar pertumbuhan kredit sampai 40 persen sepanjang 2019, menyusul peningkatan kemampuan…