Bank DKI Gelontorkan Rp150 Miliar untuk Mikro

Tangerang, Banten

Rabu, 08/10/2014

NERACA

Tangerang – Terus tingkatkan penetrasi pemasaran produk kredit kepada segmen mikro, Bank DKI membuka 5 gerai usaha mikro di Tangerang diantaranya diwilayah Ciputat, Cikupa, Parung Panjang, Ciledug dan Kotabumi. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono, usai peresmian Gerai Usaha Mikro di Tangerang, Banten, Senin (6/10). Eko menuturkan pembukaan kantor di lima titik di wilayah Tangerang tersebut ditujukan untuk lebih mendekatkan akses para pelaku usaha mikro terhadap produk Monas 25, 75 dan 500. Kelima wilayah tersebut merupakan daerah pusat bisnis dan komersial ukuran mikro dan kecil sehingga menjadi pasar yang terbuka untuk Bank DKI. “Kami merasa bahwa Gerai Usaha Mikro Bank DKI memiliki peluang yang cukup besar untuk ikut serta dalam mengembangkan ekonomi di daerah Tangerang khususnya di sisi penyaluran kredit produktif kepada pengusaha mikro dan kecil” ujarnya.Eko juga menuturkan bahwa target potensial bagi Gerai Usaha Mikro Bank DKI adalah pasar-pasar tradisional dan pengusaha UKM. “Seperti misalnya di Parung Panjang, ada banyak pasar tradisional seperti Pasar Kelapa Dua, Pasar Curug, Pasar Bojong Nangka, Pasar Legok," tambahnya. Dengan beroperasinya 5 kantor Gerai Usaha Mikro tersebut, total Bank DKI sudah memiliki 33 Gerai Usaha Mikro dengan sebaran wilayah operasi mencakup 9 unit di Surabaya, 3 di Solo, 3 di Bandung, 5 di Tangerang, serta beberapa di Jakarta. Selain itu Gerai Usaha Mikro juga dapat ditemui di sejumlah Cabang Bank DKI (implant) seperti di Cabang Surabaya, Bandung, Solo dan Permata Hijau.Eko menuturkan per September 2014 Bank DKI sudah membukukan Rp150 miliar kepada 750 debitur pelaku usaha mikro dengan rasio NPL sebesar 0,42%. "Hal ini berhasil kita capai karena Bank DKI melakukan penagihan sesuai dengan kebutuhan nasabah. Ada yang ditagih secara harian, mingguan, 2 mingguan atau pun bulanan” ujar Eko.Monas 25 adalah fasilitas kredit mikro tanpa agunan yang diperuntukkan kepada sektor mikro dengan plafond antara Rp 5 juta sampai dengan Rp 25 juta. Monas 75 merupakan fasilitas kredit mikro dengan plafond sampai dengan Rp75 juta, Monas 500 merupakan fasilitas kredit mikro dengan agunan dengan plafond lebih dari Rp75 juta sampai dengan Rp 500 juta. [kam]