Toba Pulp Kantungi Pinjaman US$ 30 Juta

NERACA

Jakarta - PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) mendapatkan pinjaman dari induk usaha Pinnacel Company Limited (PCL) sebesar US$ 30 juta atau setara Rp366 miliar (kurs Rp12.200). Hal ini sesuai dengan perjanjian pinjam meminjam (loan agreement) yang telah diteken pada 3 Oktober 2014.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/10) dijelaskan, Pinnacel Company Limited merupakan pemegang saham dari perseroan, di mana kepemilikan PCL atas saham INRU sebesar 90,45%. Adapun nilai dari transaksi ini lebih dari 20% dari jumlah ekuitas perseroan sebesar US$ 126,75 juta berdasarkan laporan keuangan INRU untuk tahun, yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2013.

Namun dengan transaksi yang tidak melebihi 50% terhadap jumlah ekuitas perseroan, maka INRU tidak diwajibkan untuk memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Dana pinjaman ini akan digunakan perseroan untuk menunjang pertumbuhan usaha, salah satunya untuk uang muka Marketing International Limited (DPM).

Perusahaan yang bergerak di industri bubur kertas (pulp) dan serat rayon (viscose rayon) ini diproyeksikan memiliki prospek ke depan yang positif dengan pertumbuhan signifikan. Rencana menarik fasilitas pinjaman dari PCL sebesar USD$ 30 juta dengan tingkat bunga LIBOR +3,5% per tahun diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan karena selain dapat memperbaiki struktur modal kerja. Selain itu, juga diharapkan dapat meningkatkan kinerja perseroan, yang pada akhirnya akan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Petani Tertipu Importir Bawang Putih - Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit

Petani Tertipu Importir Bawang Putih Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit NERACA Jakarta - Kelompok tani di…

BRI Bakal Rilis Obligasi US$ 500 Juta - Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta –Gali lubang tutup lubang menjadi strategi bisnis perusahaan dalam menjalakan usahanya, hal inilah yang dilakukan PT Bank Rakyat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Gelar Private Placement - CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Luncurkan Dua Produk Dinfra - Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…