Hutama Karya Tunda Obligasi Rp 500 Miliar

Rabu, 08/10/2014

Lantaran belum memiliki peningkatan peringkat, PT Hutama Karya (Persero) menunda penerbitan obligasi senilai Rp 500 miliar dari rencana semula tahun ini menjadi 2015. Penundaan ini akan berakibat terhadap pembatalan sementara pengerjaan beberapa proyek perseroan.

Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Ari Widiantoro mengatakan, penundaan emisi obligasi dilakukan hingga peringkat obligasi perseroan mengalami peningkatan, sehingga kupon yang ditawarkan bisa lebih murah tahun depan,”Permintaan kupon obligasi berkisar 12-13% terlalu berat bagi perseroan. Oleh karena itu, kami memilih menunda emisi tersebut hingga peringkat obligasi perseroan bisa dinaikkan dari posisi A-,” ujarnya di Jakarta, kemarin.

Nantinya, dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membiayai pengembangan (ekspansi) bisnis di sektor energi, infrastruktur, konstruksi, dan dermaga. Hutama Karya juga membuka peluang mitra strategis untuk menggarap proyek tersebut.

Hutama Karya pernah menerbitkan obligasi senilai Rp 750 miliar tahun lalu. Dana hasil obligasi tersebut sudah terserap seluruhnya. Sebagian besar digunakan untuk modal kerja 70% dan sisanya sebesar 30% untuk pengembangan usaha."Dana obligasi itu kami gunakan untuk proyek tol Belawan, anak usaha precast dan realty, dan pembangunan tol Depok-Antasari tahun lalu," ujar Ari.

Asal tahu saja, selain menerbitkan obligasi, PT Hutama Karya juga berencana melakukan pelepasan saham perdana atau initial public offering anak usahanya di bisnis properti yaitu PT HK Realtindo pada 2016 mendatang,”Tahun 2014 itu bisnis properti kami masih dalam tahap pengembangan, tahun 2015 merupakan tahap recovery dibandingkan 2014. Jadi, kami targetkan saat yang tepat untuk IPO, yaitu pada 2016,"kata Direktur Utama HK Realtindo, Putut Ariwibowo. (bani)