Saham BUMI Kembali Diperdagangkan

Rabu, 08/10/2014

Setelah cukup lama disuspensi, akhirnya PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan ditandai pencabutan penghentian sementara (unsuspend) saham perseroan.

Kaya PH Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, Nunik Gigih Ujiani, saham BUMI kembali ditransaksikan sejak sesi pertama perdagangan efek pada Selasa (7/10). Disebutkan, unsuspend ini dilakukan setelah BUMI menyampaikan surat perihal hasil public expose insidentil perseroan. Kemudian laporan hasil penjatahan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) perseroan.

Selain itu, manajemen BUMI juga menyampaikan surat perihal permohonan pencatatan saham tambahan hasil pelaksanaan penawaran umum terbatas IV (PUT). Pasca suspensi BUMI dibuka, harga saham grup Bakrie ini langsung melemah 7 poin menjadi Rp183 per lembar dibanding penutupan sebelumnya di harga Rp190 per lembar. Sementara pada pukul 10.25 WIB, harga saham BUMI terkikis ke level Rp170 per lembar atau anjlok 20 poin dibanding perdagangan sebelumnya.

Sebagai informasi, saham BUMI sudah di-suspend oleh pihak BEI sejak 24 September 2014 atau selama sembilan hari kerja BEI. Suspensi saham BUMI merujuk prospektus PUT dalam rangka penerbitan HMETD BUMI yang diterbitkan pada 30 Juni 2014, hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 30 Juni dan diumumkan kepada publik pada 1 Juli 2014.

Selain itu, juga mempertimbangkan laporan hasil penjatahan atas PUT IV sesuai prospektus yang telah disetujui dalam RUPS Luar Biasa (RUPSLB) dan penyamaian tangggapan yang belum lengkap/belum memadai atas permintaan penjelasan Bursa sebagai keterbukaan informasi kepada publik.

Namun kini, setelah melaksanakan public expose insidentil Senin awal pekan kemarin. Sekretaris Perusahaan PT Bumi Resources Tbk Dileep Srivastava mengatakan, pihaknya memohon agar pihak bursa dapat segera mengangkat suspensi saham BUMI agar dapat diperdagangkan kembali. (bani)