Jatuh Cinta dengan Masakan Padang

Tabula Rasa:

Sabtu, 18/10/2014

seorang pemuda asal Papua memiliki asa menjadi pemain sepakbola profesional yang sukses di Indonesia. Ia bernama Hans (Jimmy Kobogau), pemain sepakbola lokal di daerah Serui, Papua. Hans adalah anak muda yang rajin dan tekun berlatih. Penampilannya pun di liga lokal cukup menjanjikan. Hingga suatu ketika ada pencari bakat dari Jakarta yang mengundangnya untuk berlatih di Jakarta.

Hans akhirnya pun pamit kepada keluarganya untuk terbang ke Jakarta. Sayangnya, sesampainya di Jakarta, nasib berkata lain. Karir sepakbolanya tak berjalan mulus, ia mengalami patah kaki. Hal itu membuat impiannya sejak kecil pupus dan Hans pun harus berjuang untuk hidup dengan segala keterbatasan. Apalagi, di pulau Jawa Hans tidak memiliki sanak saudara.

Hans merasa cukup putus asa. Ia tak lagi memiliki semangat untuk hidup. Hingga akhirnya ia bertemu dengan Mak (Dewi Irawan) yang merubah jalan hidupnya. Mak menemukan Hans tergeletak di sebuah jembatan sepulangnya ia dari pasar bersama Natsir (Ozzol Ramdan). Mak merasa kasihan dengan Hans yang mengalami luka di kepala. Mak akhirnya memutuskan membawa Hans ke warung Padang miliknya.

Awalnya, Mak hanya berniat untuk menolong dan mengobati luka Hans. Namun, karena melihat kehidupannya yang luntang lantung, akhirnya Mak memutuskan untuk menampung Hans dan memberikannya pekerjaan. Selain itu, Mak juga mengajarkan Hans untuk memasak masakan Padang. Dan tak disangka, ternyata Hans sangat berbakat menjadi juru masak.

Film Tabula Rasa ini pada dasarnya tergolong film keluarga. Namun, karena tema yang diangkat adalah soal kekayaan masakan Indonesia, terutama masakan Padang, membuat kemasan dan isi film ini menjadi unik dan baru di Indonesia. Film yang disutradarai Adriyanto Dewo ini pun memiliki cerita yang ringan, sehingga bisa dinikmati berbagai kalangan usia.

Yang paling menarik dan menonjol di film ini adalah bagaimana masakan dan makanan menjadi sebuah pemersatu dari segala perbedaan yang ada. Hans yang notabene dari Papua, merasa jatuh cinta dengan 'kehangatan' yang diberikan Mak dan keluarga lewat masakan Padang. Tokoh Hans yang awalnya memiliki watak dan perilaku yang keras berubah menjadi pribadi yang santun dan lemah lembut setelah belajar memasak dan belajar filosofi yang ada dalam masakan Padang.