Listrik Sering Padam, Ratusan Burung Puyuh Mati

Kamis, 25/08/2011

Peternak burung puyuh di Kampung Bojong RT 02/RW 02 Desa Pasirpogor, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengeluhkan sering padamnya listrik selama bulan Ramadan. Peternak menuding gara-gara listrik sering padam, burung peliharaannya banyak yang mati.

Salah seorang peternak, Ahmad Sihabudin (38) mengatakan, jika listrik padam dipastikan bakal ada burung puyuh yang mati rata-rata 5 ekor per hari. Semakin lama listrik padam, semakin banyak burung puyuh yang mati.

"Pernah listrik padam sampai 30 menit, esok harinya hampir 50 ekor puyuh mati dalam kandang. Kalau padamnya listrik pada siang hari tidak terlalu risau. Tapi kalau padamnya malam hari, dijamin terjadi kematian," kata Ahmad di Sindangkerta, kemarin.

Selama bulan Puasa, Ahmad mengaku telah kehilangan 580 ekor burung puyuh peliharaannya. Puncak kematian paling banyak terjadi pada 12 dan 17 Agustus lalu yang mencapai lebih dari 100 ekor. Cahaya lampu pada malam hari sangat membantu menghangatkan suhu dalam kandang. Sehingga apabila listrik padam, temperatur udara bisa menurun drastis dan burung menjadi stres.

Ia mendesak PT PLN (Persero) untuk segera memperbaiki jaringan ke Kampung Bojong bila gangguan terjadi pada sistem jaringan. Pasalnya, jika listrik tiap hari padam, ia khawatir usaha yang dirintisnya, bangkrut hanya karena listrik sering padam.