BTN Bangun Revolusi Mental Anak Didik

Bangun Perpustakaan Sekolah Percontohan

Selasa, 07/10/2014

NERACA

Yogyakarta -Perbaikan kualitas generasi muda untuk kemajuan bangsa menjadi tanggung jawab bersama. Bukan tugas dan tanggungjawab sekolahan saja tetapi seluruh unsur di negeri ini harus bertanggungjawab. Oleh karena itu dibutuhkan kepedelulian yang tinggi bagaimana agar keberadaan sekolah membawa manfaat yang besar dalam mencetak generasi bangsa yang berkualitas.

"Kami sangat peduli untuk mendukung kesiapan sekolah dalam menyiapkan sarana dan prasarana belajar mengajar. Kami membantu kesiapan perpusatakaan sekolah yang akan dijadikan sebagai sekolah percontohan," ujar Maryono, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk., menjelaskan usai meresmikan proyek perpustakaan sekolah percontohanSD Negeri Klepu, Yogyakarta, Senin (6/10).

Dia menjelaskan, saat ini dibutuhkan revolusi mental untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak didik. Diperlukan terobosan untuk mewujudkan kehidupan sekolah yang sehat sehingga anak didik giat belajar dan bekerja. Untuk itulah dibutuhkan gerakan dalam melakukan revolusi mental anak didik ke arah itu.

"Pembangunan perpustakaan di sekolah percontohan SDN Klepu ini adalah langkah awal revolusi mental yang akan kami realisasikan dalam program CSR (corporate social and responsibility) Bank BTN, Ini gerakan nasional yang memerlukan dukungan banyak pihak," tegas Maryono.

Pembangunan perpustakaan ini merupakan kelanjutan dari proyek Sekolah Percontohan yang sudah dibangun di Pasuruan, Malang dan Semarang. Pembangunannya dilakukan bersama IKPTM (Ikatan Kekeluargaan Pengerahan Tenaga Mahasiswa) yang merupakan wadah dari para mantan mahasiswa yang pernah mengabdi sebagai guru di luar Pulau Jawa selama kurun waktu 1952 – 1964.

Target ruang lingkup proyek perpustakaan sekolah percontohan ini adalah Sekolah Dasar (SD), mengingat sekolah ini merupakan awal dari jenjang pendidikan dasar 9 tahun.Pembangunan perpustakaan ini merupakan gerakan sosial (CSR) BTN untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa sebagai penerus masa depan Indonesia.

Melalui pendidikan dengan fasilitas yang memadai untuk proses belajar mengajar akan diperoleh SDM yang berkualitas. Ini menjadi perhatian kami untuk ikut memikirkannya. Kami mempunyai program CSR yang salah satunya konsentrasi pada bidang pendidikan. "Melalui program ini kami ingin bagaimana Bank BTN dapat berperan dalam pengembangannya,' tambah dia.

Banyak fakta di lapangan bahwa saat ini masih terdapat sarana dan prasarana sekolah dasar yang masih memprihatinkan. Berdasarkan kondisi tersebut, IKPTM dan BTN terpanggil untuk bersama-sama melakukan perbaikan sesuai dengan kemampuan sebagai bentuk kepedulian dalam memberikan peran serta membangun negeri melalui perbaikan kualitas pendidikan. [kam]