Dana IPO Mitra Pinasthika Terserap 88,19%

NERACA

Jakarta – Sampai dengan akhir September 2014, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) telah menyerap dana hasil penawaran umum (IPO) sebesar Rp1,19 triliun atau sekitar 88,19%. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/10).

Kata Direktur Keuangan MPMX, Troy Parwata, dana tersebut telah terserap untuk mengakuisisi perusahaan penyewaan kendaraan sebesar Rp320 miliar, lalu untuk akuisisi saham FKT sebesar Rp300 miliar. Selain itu lanjutnya, untuk melunasi sebagian pinjaman Bank DBS dan Bank ANZ sebesar Rp115 miliar, dan untuk modal kerja dua anak usahanya, yakni MPM Rent dan MPM Auto masing-masing sebesar Rp170 miliar dan Rp175 miliar, serta untuk membangun fasilitas pabrik baru PT FKT sebesar Rp115 miliar.

Troy menjelaskan penyerapan dana tersebut telah sesuai yang direncanakan sebelumnya, kecuali untuk pembangunan fasilitas pabrik baru PT FKT pihaknya baru merealisasikan sebesar 41,82%.Sementara itu dana hasil IPO perseroan yang tersisa saat ini sebesar Rp160 miliar menurut Troy telah disimpan dan ditempatkan dalam bentuk deposito pada Bank Permata dengan jangka waktu 1 bulan.,”Sisa dana tersebut nantinya akan kami gunakan untuk pembangunan fasilitas pabrik baru PT FKT seperti yang direncanakan semula,”tandasnya.

Pada semester pertama tahun ini, perseroan berhasil meraih pendapatan senilai Rp 7,8 triliun, tumbuh 16% daripada Semester I 2013 sebesar Rp 6,7 triliun. Adapun laba bersih perusahaan melaju 14% dari Rp 248,3 miliar menjadi Rp 283,9 miliar.

Direktur Utama MPMX Koji Shima pernah mengatakan, pencapaian tersebut didukung karena kinerja keuangan yang tumbuh secara berkelanjutan sejalan dengan pertumbuhan bisnis anak perusahaan yang semakin solid.

Selain itu, strategi pertumbuhan organik dan non organik yang tetap dilakukan MPMX juga mampu menjaga ritme pertumbuhan bisnis anak perusahaan dengan sangat positif,”Kami mampu mengatasi berbagai tantangan bisnis selama Semester I tahun ini seperti bencana alam dan pemilu presiden. Kami bahkan berhasil mendorong bisnis anak perusahaan tumbuh secara positif dan semakin kompetitif di segmen pasarnya masing-masing," kata Koji Shima.

Ekspansi MPMX pada segmen bisnis roda empat melalui MPMAuto juga mampu menunjukkan hasil yang menggembirakan. Sejak meresmikan dealer pertama di Tanjung Priok, Jakarta Utara, MPMAuto yang bekerjasama dengan PT Nissan Motor Indonesia (NMI) berhasil menjual 475 unit mobil Nissan dan telah mengantongi order pembelian sebanyak 850 unit sejak pertama didirikan.

Untuk meningkatkan penjualan mobil Nissan-Datsun ini, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) meluncurkan model mobil murah dan ramah lingkungan (low cost and green car/LCGC) kedua, yakni Datsun Go Panca hatchback pada Agustus 2014, setelah pada Mei 2014 meluncurkan Datsun Go+). (bani)

Related posts