BEI Suspensi Saham Perdana Karya Perkasa

Mengingat belum terpenuhinya kewajiban atas pembayaran sanksi denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Non Group BEI Arif M Prawirawinata mengatakan, suspensi tersebut dilakukan karena belum terpenuhinya kewajiban perseroan atas pembayaraan sanksi denda yang wajib dipenuhi paling lambat pada akhir pekan lalu,”Sebagaimana surat Bursa tanggal 19 September 2014 perihal Peringatan Tertulis II dan Denda, maka Bursa memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar reguler dan tunai mulai sesi I perdagangan efek hari ini," kata dia.

Sebelumnya, BEI pada Agustus telah melayangkan peringatan tertulis I kepada 23 emiten, termasuk PKPK lantaran belum menyampaikkan laporan keuangan per Juni 2014. Terkait sanksi ini, Bursa meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disamapikan terkait PT perdana Karya Perkasa Tbk.(bani)

BERITA TERKAIT

Tahun Depan, Bank Jatim Buyback Saham - Siapkan Dana Rp 1,01 Miliar

NERACA Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) di pasar reguler pada…

Aturan Saham IPO Dongkrak Investor Baru

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio menilai bahwa kajian mengenai aturan untuk meningkatkan alokasi saham bagi investor…

Link Net Buyback Saham Rp 1,3 Triliun

NERACA Jakarta – Menjaga pertumbuhan harga saham di pasar, PT Link Net Tbk (LINK) berencana membeli kembali alias buyback saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BEI Buka Kantor Perwakilan di Mataram

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kantor perwakilan di Mataram, Nusa Tenggara Barat untuk memudahkan penyebarluasan informasi dan edukasi mengenai…

Bank Jateng Terbitkan MTN Rp 1 Triliun

Perkuat likuiditas guna mendanai ekspansi bisnis di tahun depan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah alias Bank Jateng menerbitkan surat…

LPKR Bidik Dana Rights Issue Rp 600 Miliar

Butuh modal untuk mendanai ekspansi bisnis di 2018, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berencana menerbitkan saham baru (rights issue) pada…