Pasaraya Sambut Hari Batik Nasional - “Tribute to Batik Indonesia”

Acara bertajuk “Tribute to Batik Indonesia” yang digelar oleh Pasaraya akan diselenggarakan pada 27 September hingga 2 November 2014. Acara ini sendiri diresmikan langsung oleh presiden terpilih, Joko Widodo di Pasaraya Blok M, Jakarta. Acara ini sendiri dihadirkan menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober.

Jokowi mengatakan bahwa batik merupakan produk kreatif berbasis budaya. Pengembangan batik dapat memajukan usaha mikro yang melibatkan tenaga kerja luar biasa banyak. Perlu sentuhan desainer agar industri-industri kecil yang menekuni batik mampu bersaing ke ajang yang lebih tinggi.

"Saya optimis industri kreatif batik dapat tembus ke pasar internasional, dubes-dubes nantinya akan melakukan diplomasi dagang dan memasarkan produk desa yang memiliki kualitas baik," kata Jokowi.

Pasar Klewer Pindah ke Pasaraya menjadi tema utama rangkaian acara istimewa tersebut, sekaligus sebagai bentuk penghargaan tertinggi karya seni batik Indonesia yang telah mendunia. Tema ini dinilai sebagai cerminan kesetiaan Pasaraya terhadap semboyan "Pride of Indonesia" untuk tak pernah berhenti mencintai, mendukung dan menghargai batik Indonesia yang memiliki nilai seni tinggi.

Pasar Klewer menghadirkan beragam koleksi batik terbaik dari kalangan industri kreatif Solo, Yogyakarta, Pekalongan dan wilayah pesisir. Sekira 80 pedagang batik menjajakan batik tulis, cap danprintingdengan ratusan variasi motif klasik serta kontemporer. Terdapat pula batik-batik yang dibuat khusus dengan pewarna alam dari kayu dan buah-buahan.

Usai melihat kekayaan batik Nusantara, Kita dapat menyicipi kuliner-kuliner tradisional di Festival Kuliner Indonesia. Masyarakat luas berkesempatan menikmati berbagai sajian makanan dan minuman nikmat dari kota-kota sentra batik yaitu Solo, Cirebon, Yogyakarta dan Semarang. Terdapat empal gentong, tahu gejrot, tempe mendoan, angkringan, lumpia, cabuk rambak, tengkleng, gudeg, nasi liwet dan masih banyak lagi.

Jangan lewatkanfashion street batik Indonesia danbazaar special priceBatik Pasaraya yang terdapat di lantai 2. Ajak anak-anak Kita untuk mengikuti lomba kebaya batik anak pada 12 Oktober dan lomba mewarnai motif batik pada 25 Oktober.

Pasaraya sebagai institusi usaha pertama dan terbesar saat ini telah menginjak usia ke-41 tahun dan terus mengembangkan kerajinan serta industri kecil dari seluruh kepulauan Nusantara. Dengan konsep pembinaan, Pasaraya bersungguh-sungguh mengembangkannya sebagai hasil budaya bangsa yang sekarang berkembang menjadi industri kreatif.

BERITA TERKAIT

APCI: Permendag 84/2017 Berpotensi Membunuh Industri Kretek Nasional

APCI: Permendag 84/2017 Berpotensi Membunuh Industri Kretek Nasional NERACA Jakarta - Asosiasi Petani Cengkih Indonesia (APCI), yang menaungi sekitar 1,5…

Aksi Nyata Indonesia Mendukung Palestina

  Oleh: Agung Widjayanto, Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial dan Politik Universitas Hasanuddin Konflik Israel – Palestina atau bagian dari konflik Arab -…

Sinergi Indonesia-Korea Tingkatkan Inovasi UKM

Sinergi Indonesia-Korea Tingkatkan Inovasi UKM NERACA Jakarta - Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM Bidang Ekonomi Makro Hasan Jauhari mengungkapkan…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Hotel Syariah Solo Tawarkan Perawatan Kecantikan Syariah

Hotel Syariah Solo telah menawarkan Spa sebagai pelayanan perawatan kecantikan, kesehatan kebugaran berkonsep syariah kepada para tamu yang menginap lebih…

Wisata religi di Soak Bujang

Tujuan wisata di Tanah Air kini semakin beragam dan tersebar di berbagai daerah sehingga banyak memberi pilihan kepada warga atau…

Loop Arema Jadi Wahana Baru di Kota Malang

Loop Arema yang dibangun Telkomsel di kawasan Taman Singha Merjosari Kota Malang menjadi wahana baru untuk menyalurkan hobi bagi warga…