Penetapan SK Keluarga Miskin Kab. Sukabumi

NERACA

Sukabumi - Bupati Sukabumi, H Sukmawijaya telah menetapkan SK No 470/Kep.452-KBPP/2011, tentang penetapan data keluarga dan individu anggota keluarga miskin berdasarkan tahapan keluarga pra sejahtera alasan ekonomi dan keluarga sejahtera (KS) I alasan ekonomi Kabupaten Sukabumi.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Kabupaten Sukabumi, H Ade Mulyadi didampingi Kabid Pengelolaan Data dan Informasi (PDI) Ridwan, Selasa (23/8) lalu kepada Haria Ekonomi Neraca.

Menurut Ridwan, dengan telah ditetapkannya SK Bupati itu, BKBPP mengeluarkan surat yang ditujukan kepada seluruh camat dan Kepala Desa se wilayah Kabupaten Sukabumi untuk memberikan data base, per tertanggal 1 agustus 2011 lalu dengan nomor 476/673/Bid.PDI .

“Surat yang kita tujukan itu kepada para Camat dan Kades se Wilayah Kabupaten Sukabumi, untuk dijadikan rujukan warga yang akan menerima manfaat program Jamkesmas dan Jamkesda hasil pendataan tersebut,” papar Ridwan.

Sementara Ade Mulyadi menambahkan, pendataan ini juga merupakan sinergitas system informasi kependudukan dan keluarga (Siduga) yang dicanangkan pemerintah sebelumya. Dimana pendataan pengelolaan data hasil pendataan keluarga dan individu anggota keluarga miskin berdasarkan tahapan keluarga pra Sejahtera Alasan Ekonomi da K S I Alasan Ekonomi yang dilakukan berbasis pendataan keluarga tahun 20011 yang ter up date.

Sehingga kata dia, bila ditemukan ada Keluarga yang membutuhkan Rujukan Program Jamkesda dan keluarga tersebut belum masuk dalam data base yang tercantum pada SK Bupati Sukabumi No.470/Kep.452-KBPP/2011, maka Tim Desa yang terdiri dari PLKB, Bidan Desa, Kader Posyandu Setempat/ dan Sekretaris Desa terlebih dahulu melakukan Verifikasi terhadap Keluarga tersebut.

BERITA TERKAIT

Pertimbangan Dewan Sukabumi Mengenai PPDB Pakai Sistem Zonasi

Pertimbangan Dewan Sukabumi Mengenai PPDB Pakai Sistem Zonasi NERACA Sukabumi - Adanya sistem baru terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)…

Disnakertrans Kota Sukabumi Imbau Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran

Disnakertrans Kota Sukabumi Imbau Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran NERACA Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)…

Tokoh Agama di Sukabumi Kembali Imbau Warga Tidak Terprovokasi - Pascapemilu

Tokoh Agama di Sukabumi Kembali Imbau Warga Tidak Terprovokasi Pascapemilu NERACA Sukabumi - Kembali, salah satu tokoh agama di Sukabumi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Akhir 2019, PNM Targetkan Nasabah Mekaar Capai 6 Juta Orang

Akhir 2019, PNM Targetkan Nasabah Mekaar Capai 6 Juta Orang NERACA Jakarta - PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM…

Pertimbangan Dewan Sukabumi Mengenai PPDB Pakai Sistem Zonasi

Pertimbangan Dewan Sukabumi Mengenai PPDB Pakai Sistem Zonasi NERACA Sukabumi - Adanya sistem baru terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)…

Disperindag Lebak Minta Pelaku IKM Tingkatkan Kualitas Kemasan

Disperindag Lebak Minta Pelaku IKM Tingkatkan Kualitas Kemasan NERACA Lebak - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak meminta pelaku…