PNM Gencarkan Program Bina Lingkungan

Sambut Idul Adha

Senin, 06/10/2014

NERACA

Aceh - Bentuk konkrit komitmen PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui kegiatan sosial bagi masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1435 Hijriah di Banda Aceh, Aceh. Pada kegiatan yang berlangsung pada Kamis (2/10) pekan lalu, PNM secara khusus menyerahkan bantuan berupa paket sembako gratis kepada 1.000 warga kurang mampu di lingkungan sekitar PNM Cabang Aceh melalui Program Bina Lingkungan.

Executive Vice President I PT PNM (Persero), Arief Mulyadi mengatakan, selain turut partisipasi dalam pameran-pameran produk UMKM dan pendampingan nasabah, PNM juga memiliki program sosial dengan berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan masyarakat lingkungan sekitar perusahaan, salah satunya diwujudkan melalui Program Bina Lingkungan (PKBL) ini.

Dalam kesempatan yang sama pula, PNM Cabang Aceh bukan hanya sekadar membagikan sembako namun juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan Masjid Brunai Darussalam Leupung Aceh Besar. Penyerahaan bantuan berupa 1.500 buah batu bata diterima secara simbolis oleh Bapak Safwan selaku pengurus masjid setempat.

PNM, lanjut Arief, selain ikut serta dalam kegiatan sosial masyarakat juga secara aktif dan konsisten melaksanakan kegiatan pemberdayaan UMKM di seluruh jaringan layanan ULaMM, dengan memberikan pembekalan ilmu pemasaran, ketrampilan berusaha, serta sikap optimistis dalam membangun bisnis ke depan.

Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Aceh, Darmadi mengungkapkan, melalui program ini diharapkan masyarakat semakin mengenal PNM sebagai salah satu badan pemerintah yang mengkhususkan kegiatannya pada bantuan permodalan dan juga pendampingan pelatihan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah sehingga masyarakat menjadi aktif untuk menggerakkan usaha di sektor tersebut.

Salah satu kegiatan pelatihan pengembangan usaha yang telah dilakukan oleh PNM Cabang Aceh baru-baru ini adalah penerapan Business Model Canvas kepada sekitar 150 pelaku usaha mikro dan kecil di wilayah Sigli dan Bireun, Aceh. “Dengan memahami Business Model Canvas, maka para pelaku usaha mikro dan kecil akan lebih mudah dalam merancang strategi pengembangan bisnisnya,” kata Darmadi, kemarin. Dia menambahkan, Aceh merupakan salah satu wilayah operasi bisnis PNM yang memiliki jumlah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebanyak 6 outlet (Meulaboh, Lhok Seumawe, Bireun, Sigli, Pasar Aceh, dan Ulee Kareng), dan ke depannya acara sosial serupa akan juga dilaksanakan secara merata di beberapa daerah kantor unit ULaMM. [mohar]