Sugih Energy Bukukan Laba US$ 1,73 Juta

Jumat, 03/10/2014

NERACA

Jakarta – Perusahaan migas PT Sugih Energy Tbk (SUGI) berhasil mencatatkan laba bersih sepanjang semester pertama tahun ini sebesar US$ 1,73 juta, meski pada periode yang sama tahun lalu perseroan mengalami rugi bersih sebesar US$ 4,08 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroa dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, laba bersih perseroan dihasilkan dari adanya penghasilan lain-lain sebesar US$ 1,8 juta. Sementara itu, pendapatan usaha perseroan turun sebesar 57,06% menjadi US$ 2,03 juta dibandingkan dengan pendapatan usaha di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 4,74 juta.

Menurut Direktur Utama Sugih Energy Andhika Anindyaguna, turunnya pendapatan usaha perseroan disebabkan perseroan hanya mengandalkan penjualan minyak mentah di sepanjang semester satu. Padahal, di periode yang sama tahun lalu pendapatan usaha perseroan didominasi oleh drilling rig 98 yang menyumbang sebesar US$ 4,35 juta dan pendapatan lain-lain sebesar US$ 395,47 ribu.

Sebelumnya, perseroan melalui entitas anak usaha, yakni Petroselat Ltd berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan menjadi 750 Bopd (Barrels Oil Per Day). Petroselat dalam kapasitasnya selaku operator dari Blok Selat Panjang PSC berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan.

Kemudian, tambahan pengeboran sumur lagi. Secara berturut-turut pada Sumur Pengembangan BA-8 dan BA-9 di Lapangan Bakau. Sebagai tindak lanjut dari pekerjaan tiga sumur Pengeboran Pengembangan BA-7, BA-8 dan BA-9 yang dimulai pada akhir Maret 2014 dan selesai pada tahap komplesi sumur pada awal September 2014, perseroan menerima informasi positif.

Perseroan memperoleh puncak produksi minyak yang berhasil dicapai secara natural flow sebesar 860 Bopd dan 1.5 MMSCFD gas. Di samping itu, pekerjaan tiga sumur Workover (SP-0, SP-1 dan SP-2) yang dimulai pada pertengahan Mei 2014 dan selesai sampai tahap komplesi pada akhir Agustus 2014, berhasil meningkatkan produksi gas sebesar 4.5 MMSCFD.

Selain itu, perseroan juga menyampaikan informasi proyek penyaluran gas dari Petroselat,Ltd ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah sampai pada tahap persiapan final gas commisioning. Proses kalibrasi metering gas sudah dilakukan oleh institusi yang berwenang. (bani)