Sugih Energy Bukukan Laba US$ 1,73 Juta

NERACA

Jakarta – Perusahaan migas PT Sugih Energy Tbk (SUGI) berhasil mencatatkan laba bersih sepanjang semester pertama tahun ini sebesar US$ 1,73 juta, meski pada periode yang sama tahun lalu perseroan mengalami rugi bersih sebesar US$ 4,08 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroa dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, laba bersih perseroan dihasilkan dari adanya penghasilan lain-lain sebesar US$ 1,8 juta. Sementara itu, pendapatan usaha perseroan turun sebesar 57,06% menjadi US$ 2,03 juta dibandingkan dengan pendapatan usaha di periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 4,74 juta.

Menurut Direktur Utama Sugih Energy Andhika Anindyaguna, turunnya pendapatan usaha perseroan disebabkan perseroan hanya mengandalkan penjualan minyak mentah di sepanjang semester satu. Padahal, di periode yang sama tahun lalu pendapatan usaha perseroan didominasi oleh drilling rig 98 yang menyumbang sebesar US$ 4,35 juta dan pendapatan lain-lain sebesar US$ 395,47 ribu.

Sebelumnya, perseroan melalui entitas anak usaha, yakni Petroselat Ltd berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan menjadi 750 Bopd (Barrels Oil Per Day). Petroselat dalam kapasitasnya selaku operator dari Blok Selat Panjang PSC berhasil meningkatkan kapasitas produksi secara keseluruhan.

Kemudian, tambahan pengeboran sumur lagi. Secara berturut-turut pada Sumur Pengembangan BA-8 dan BA-9 di Lapangan Bakau. Sebagai tindak lanjut dari pekerjaan tiga sumur Pengeboran Pengembangan BA-7, BA-8 dan BA-9 yang dimulai pada akhir Maret 2014 dan selesai pada tahap komplesi sumur pada awal September 2014, perseroan menerima informasi positif.

Perseroan memperoleh puncak produksi minyak yang berhasil dicapai secara natural flow sebesar 860 Bopd dan 1.5 MMSCFD gas. Di samping itu, pekerjaan tiga sumur Workover (SP-0, SP-1 dan SP-2) yang dimulai pada pertengahan Mei 2014 dan selesai sampai tahap komplesi pada akhir Agustus 2014, berhasil meningkatkan produksi gas sebesar 4.5 MMSCFD.

Selain itu, perseroan juga menyampaikan informasi proyek penyaluran gas dari Petroselat,Ltd ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah sampai pada tahap persiapan final gas commisioning. Proses kalibrasi metering gas sudah dilakukan oleh institusi yang berwenang. (bani)

BERITA TERKAIT

KRAS Bukukan Pendapatan Tumbuh 7,76% - Buah Hasil Efisiensi

NERACA Jakarta - Kerja keras PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) untuk terus melakukan efisiensi agar perusahaan keluar dari kerugian,…

Laba Nusantara Infrastructure Turun 3,7%

NERACA Jakarta – Performance kinerja keuangan PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) di kuartal pertama 2018 masih di luar ekspektasi. Dimana…

Kuartal Satu, Laba PT Bukit Asam Tumbuh 66%

NERACA Jakarta - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) membukukan pertumbuhan laba bersih pada kuartal pertama 2018 sebesar 66% menjadi Rp1,45…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

IHSG Sepekan Tumbuh 1,07% - Kapitalisasi Pasar di BEI Capai Rp 7 Triliun

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin atau priode 16 hingga…

BEI Padang Ikut Gelar Tes Serentak CMP DP

Sebanyak 86 peserta mengikuti tes tertulis tenaga profesional pasar modal untuk mengikuti Capital Market Professional-Development Program (CMP-DP) 2018 yang diselenggarakan…

Indofarma Anggarkan Capex Rp 160 Miliar

Danai pengembangan bisnis, PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) tahun ini menganggarkan belanja modal atau (capital expenditure /capex) sebesar Rp160 miliar.…