Sucorinvest Incar Dana Kelola Rp 300 Miliar - Rilis Reksa Dana Maxi Fund

NERACA

Jakarta –Meskipun saat ini perekonomian Indonesia mulai mengalami perlambatan, namun tren investasi reksa dana di pasar modal masih memberikan keuntungan yang menjanjikan. Oleh karena itu, banyak perusahaan manajer investasi marak merilis produk baru dan termasuk PT Sucorinvest Asset Management yang meluncurkan produk reksa dana baru yang diberi nama Sucorinvest Maxi Fund.

Direktur Sucorinvest Asset Management Juntrihary MF mengatakan, peluncuran produk baru reksa dana saham ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan oleh Sucorinvest untuk memenuhi target dana kelolaan investasi di reksa dana yang cukup menjanjikan,”Jika kita lihat dalam tiga tahun terakhir, berdasarkan data semester pertama tahun ini, industri reksa dana mengalami pertumbuhan dana kelolaan (AUM) sebesar 32,5%. Sementara pertumbuhan reksa dana saham mencapai 51,4%," ungkapnya di Jakarta, Rabu (1/10).

Lebih lanjut, dia mengatakan, apabila mengacu pada pertumbuhan industri tersebut maka dalam tiga tahun terakhir Sucorinvestmengalami pertumbuhan AUM sebesar 66%, sementara pertumbuhan unit penyertaan (UP) sebesar 549%. Berdasarkan data itu, dirinya optimis akan mampu terus tumbuh untuk menjadi salah satu yang terbaik.

Kata Juntrihary M.F, produk reksa dana terutama jenis saham banyak dilirik investor di Indonesia sebagai salah satu bentuk investasi yang memiliki imbal hasil yang bagus. Sementara itu terkait dengan reksa dana Sucorinvest Maxi Fund, Presiden Direktur Sucorinvest, Ratih D. Item mengemukakan bahwa pihaknya menargetkan dana kelolaan sebesar Rp300 miliar hingga akhir tahun ini,”Baru diluncurkan saja, dana kelolaan dari Sucorinvest Maxi Fund ini sudah sekitar Rp100 miliar. Meski belum separuhnya, kami yakin kalau target dana kelolaan hingga akhir tahun ini sebesar Rp300 miliar akan tercapai,”paparnya.

Menurut dia, reksa dana saham yang diluncurkan Sucorinvest itu cocok bagi investor institusi maupun ritel yang ingin menambah portofolio investasinya di pasar modal,”Kami tidak menargetkan siapa investornya, karena produk ini baik untuk investor institusi maupun retail," katanya.

Saat ini Sucorinvest Asset Management mengelola enam reksa dana konvensional dan reksa dana Sucorinvest Maxi Fund yang akan diluncurkan saat ini merupakan reksa dana konvensional ke-7 di mana sebelumnya perusahaan memiliki enam reksa dana konvensional lainnya. Sampai dengan bulan September 2014 total dana kelolaan perusahaan mencapai Rp 3,49 triliun yang terdiri dari reksa dana konvensional dan proteksi.

Tercatat total dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana per akhir Agustus 2014 mencapai Rp203,59 triliun atau naik sekitar Rp1,5 triliun dibandingkan dengan posisi akhir Juli sebesar Rp202,09 triliun. Analis Riset PT Infovesta Vilia Wati mengatakan, kenaikan dana kelolaan hingga Agustus lalu ditopang oleh kenaikan nilai pasar portofolio reksa dana yang terlihat dari kinerja rata-rata reksa dana selama Agustus yang tercatat positif, “Di sisi lain, unit penyertaan reksa dana juga tercatat mengalami peningkatan di bulan Agustus lalu ditopang oleh subscription investor,”ujarnya. (bani)

BERITA TERKAIT

Xiomi Resmi Rilis seri Mi 8 Dalam Tiga Varian

Xiaomi resmi merilis smartphone teranyatnya seri  Mi 8. Kali ini Xiaomi merilis tigavarian, yakni Xiaomi Mi 8, Xiaomi Mi 8…

BTN Salurkan Dana CSR Rp 1,5 Miliar Selama Ramadan

Komitmen PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berbagi di bulan Ramadan diwujudkan dengan menggelontorkan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau…

Refinancing, WSKT Rilis Obligasi Rp 3,5 Triliun

NERACA Jakarta - Refinancing pinjaman, PT Waskita Karya Tbk (WSKT) berencana untuk menerbikan obligasi senilai Rp 3,5 triliun pada semester…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Metrodata Bagikan Dividen Rp 10 Persaham

NERACA Jakarta - Berkah mencatatkan pertumbuhan laba bersih 12,1% sepanjang tahun 2017 kemarin, mendorong PT Metrodata Electronic Tbk (MDTL) untuk…

Duta Pertiwi Bidik Laba Bersih Rp 6 Miliar

NERACA Jakarta – Membaiknya harga batu bara, menjadi alasan bagi PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS) untuk mematok pertumbuhan bisnis…

Kapitalisasi Pasar di Bursa Tumbuh 0,24%

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) dalam sepekan menjelang libur panjang Idul…